Berita Terkini : Bertambah Lagi, Tersangka Kasus Vaksin Palsu Jadi 18 Orang !

    0
    1413
    vaksin palsu

    Berita Terkini : Bertambah Lagi, Tersangka Kasus Vaksin Palsu Jadi 18 Orang !

    Indowarta.com– Bareskrim Polri telah menetapkan satu tersangka lagi terkait dengan kasus vaksin palsu ini. Dengan bertambahnya satu tersangka, kini total ada 18 orang yang menjadi tersangka.

    Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim, Brigjen Agung Setya mengatakan bahwa orang tersebut adalah berinisial R. dalam hal ini dia berperan sebagai distributor sebuat produk obat. Namun R ini juga mengedarkan vaksin palsu.

    Agung mengatakan bahwa tersangka yang berinisial R ini berhasil ditangkap di Jakarta pada hari Kamis kemarin. R merupakan distributor obat resmi, namun dia juga ikut mengedarkan vaksin palsu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, R kini sudah menyebarkan vaksin palsu tersebut di wilayah Jakarta. Tidak hanya itu, ada kemungkinan juga bahwa aksi tersangka ini sudah meluar hingga ke daerah yang lainnya. kini pihak kepolisian masih terus mendalami hasil pemeriksaan tersebut.

    Sehari sebelumnya, Subdit Industri Perdagangan (Indag) Dittipideksus Bareskrim telah berhasil menangkap seorang bidan yang juga mendistribusikan vaksin palsu di tempat kliniknya di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.vaksin palsu

    Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menyebutkan bahwa ada sekitar 48 balita di Ciracas, Jakarta Timur yang telah diimunisasi menggunakan vaksin palsu tersebut. Hasil tersebut diperoleh dari prarekonstruksi yang telah digelar pada hari Kamis kemarin terhadap bidan yang bernama Monagu Elly Novita.

    Dari total 294 balita yang telah diimuniasi semenjak tahun 2016 di klinik milik bidan tersebut ada sekitar 48 balita sudah diimunisasi dengan menggunakan vaksin palsu. Setelah diketahui bahwa balita tersebut sudah mengkonsumsi vaksin palsu, balilta tersebut kembali menjalani imunisasi lagi.

    Agung menambahkan bahwa 48 balita tersebut kini terancam mudah terkena penyakir karena telah mengkonsumsi vaksin palsu tersebut. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek sebelumnya juga sudah mendatangi klinik dari bidan Elly Novita di Ciracas. Menurut Nila, motif dari bidan ini menggunakan vaksin palsu karena nilai ekonomis yang sangat menggiurkan dibandingkan dengan membeli vaksin resmi dari pemerintah.

    baca juga :

    Berita Terkini : Gara Gara Dikeroyok Jakmania, Kini Brigadir Hanafi Alami Catat Fisik !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here