Berita Hari Ini : Begini Kesepakatan Indonesia Dan Filipina Terkait Pembajakan Abu Sayyaf !

0
2054
abu sayyaf

Berita Hari Ini : Begini Kesepakatan Indonesia Dan Filipina Terkait Pembajakan Abu Sayyaf !

Indowarrta.com– Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Filipina telah sepakat mengenai beberapak kebijakan terkait dengan pembajakan yang telah dilakukan oleh kelompok bersenjata yang kini kembali terulang.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan yakni Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa perjanjian bialteral yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri dan juga Menteri Pertahanan kedua negara kini menghasilkan beberapa point kesepakatan.

Pada saat usai rapat koordinasi mengenai pembebasan sandera WNI di Kantor Kemenkopolhukam pada hari Jumat tanggal 1 Juli 2016, Luhut Binsar mengatakan bahwa dirinya sudah mengetahui mengenai hal tersebut dari Bu Menlu dan Pak Menham. Pada intinya mereka sudah bertemu dengan counterpartnya di sana ada beberapa hasil dari pertemuan yang dilaporkan.

Pemeritnah Indonesia dan Filipina telah sepakat mengenai penguatan kerja sama di bidang kemanan jalur ekonomi dari Indonesia Hingga Filipina. Di dalam perjanjuan tersebut salah satunya mengatur mengenai ketentuan dalam pengawalan kekuatan militer di atas kapal Indonesia yang akan menuju ke Filipina.

abu sayyaf

Luhut menuturkan bahwa setiap kapal dari Indonesia yang bermuatan komoditas ekonomi yang akan berlayar ke Filipina ini akan dikawal oleh beberapa personel tentara. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk menghindari aksi pembajakan terulang kembali.

Luhut mengatakan untuk yang pertama ini menyelesaikan kerjasama ke depan mengenai jalur ekonomi dari Indonesia ke Filipina. Itu merupakan isi dari perjanjian tersebut. Akan ada tentara yang mengawal ketika kapal Indonesia lewat.

Sementara itu untuk upaya pembebasan sandera yang kembali terulang ini, pemerintah sampai saat ini masih belum bisa memaparkan secara detil. Saat ini pemerintah masih melakukan perundingan dengan pemerintah Filipina di dalam menentukan opsi mana yang akan ditempuh.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatkan bahwa Pemerintah kini masih berusaha untuk menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah Duterte. Fokus yang ingin dicapai pada saat ini adalah terciptanya komunikasi antara kedua negara untuk kedepannya agar bisa menyelesaikan beberapa persoalan bersama.

baca juga :

Berita Terkini : Sudah 3 Kali WNI Disandera Oleh Kelompok Abu Sayyaf, Tak Bisa Ditoleransi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here