Berita Terkini: Teroris Ancam Polri Pakai Sianida Lantaran Polisi Kerap Bunuh (Terduga) Teroris !!!

0
1020
teroris-

Berita Terkini: Teroris Ancam Polri Pakai Sianida Lantaran Polisi Kerap Bunuh (Terduga) Teroris !!!

Indowarta.comTeroris di Indonesia saat ini sudah semakin berani seperti di Negara – Negara besar lainnya. Saat ini sudah banyak para komplotan teroris yang mulai menargetkan polisi sebagai target terror mereka.

Seperti kata Laksda Soleman Ponto seorang mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI bahwa polisi menjadi target dari para teroris karena kebiasaan polisi yang sering membunuh para pelaku terror ketika penyergapan.

Seperti yang terjadi hari minggu kemarin tanggal 14 Februari 2016 dimana anggota kepolisian menembak ditempat sampai meninggal seorang terduga teroris darikelompok Santoso. Penembakan terduga teroris tersebut berlokasi di Desa Sanginora, Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Terduga teroris tersebut ditembak mati, padahal kondisi korban dari ganasnya timah panas masih berupa terduga. Konteks terduga disni belumlah menjadi seorang tersangka teroris. Masih terduga saja sudah ditembak mati, bagaimana para warga atau teman dan kerabatnya tidak sakit hati.

Menurut Laksda Soleman Ponto, cara menangani terduga teroris yang terbaik adalah dengan menangkapnya dalam keadaan masih hidup, bukannya malah ditembak ditempat. Tindakan polisi yang suka menembak mati terduga teroris malah akan memicu bom waktu.

teroris

Dimana kerabat yang lain akan semakin membenci polisi dengan kemungkinan terduga yang tidak bersalah sama sekali. Dengan kebencian tersebut maka akan muncul anggota teroris yang sebenarnya dan berasal dari kerabat terduga teroris yang tidak bersalah.

Biasanya polisi menembak terduga teroris karena perilaku dari terduga membahayakn petugas kepolisian yang sedang menyergap. Menurut Soleman hal tersebut tidak pantas dibenarkan karena berkata bahwa terduga membahayakan anggota kepolisian itu hanyalah pembelaan semata.

Seseorang yang sudah mengabdikan dirinya pada Negara seperti seorang polisi, terluka atau sampai terbunuh dalam suatu tugas itu adalah resiko yang nyata dari seorang Polisi.

Jika tidak ingin terluka dan terbunuh dalam tugas, ya jangan daftar dan masuk menjadi seorang Polisi. Begitu juga dengan TNI, jangan pernah masuk menjadi seorang tentara jika masih takut dengan kematian di medan tempur termasuk juga melawan Teroris. Itu adalah penuturan dari Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI.

baca juga : Berita Terkini: Darurat Keamanan..Kasus Jessica Menginspirasi Teroris Serang Polisi Pakai Sianida!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here