Bukan Alergi, Inilah Penyebab dan Solusi Mengatasi Pilek!

0
250
Pilek
Copyright©tribunnews

Ada Beberapa Faktor Penyebab Pilek Seseorang Selain Karena Elergi

Indowarta.com Pilek merupakan salah satu gejala elergi, yang membuat seseorang dalam kondisi hidung tersebut dan mengaluarkan lendir. Hal ini tentunya sudah membuat seseorang merasakan tidak nyaman pada saat melakukan aktivitas. Akan tetapi, pada kenyataannya pilek tidak disebabkan karena elergi, kondisi tersebut disebut dengan Non-allergiv Rhinitis (NAR).

BACA JUGA : Penyebab Meninggalnya Kandungan Meski Sudah Hamil Tua

Seperti dilansir dari Reader Digest, pada Selasa (20/3/18), adanya gangguang peradangan pada selaput hidung tersebut telah disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti perubahan suhu, infeksi, stres, asap rokok, asap bahan kimia, ketidakseimbangan hormone, dan Alkohol.

Disamping itu, ada faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami pilek tanpa elergi yaitu usia yang terus bertambah. Hal ini disebabkan karena urat syaraf pada hidung lama kelamaan akan mengalami disfungsi seiring bertambahnya usia.

Melihat adanya hal tersebut, sudah muncul sebuah penelitian yang telah diterbitkan terkait dengan imunologi klinis elergi. Berdasarkan penelitian itu, ada salah satu cara untuk mengatasi pilek yang tidak disebabkan oleh elergi yaitu dengan mengonsumsi makanan pedas dan menyemprotkan kapsiasin.

Pilek,
Copyright©Ilustrasi

Profesor Rhinologi di Universitas Leuven dan Amsterdam, Dr. Peter Hellings menjelaskan, dengan menyemprotkan kapsiasin maka akan membuat syaraf hidung semakin peka, hal itu juga akan terjadi jika mengonsumsi makanan pedas.

BACA JUGA :

Awas, Malas Minum Bisa Menyebabkan Kencing Darah Lho!

Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa kapsiasin tidak dijual bebas. Sehingga dengan itu, jika anda membutuhkannya cukup dengan cara memesannya pada dokter atau apoteker untuk mengatasi masalah pilek tanpa elergi itu.

Ternyata pilek tidak hanya disebabkan oleh beberapa faktor diatas saja. Pada kenyatannya kondisi ini juga disebabkan oleh obat hirup yang biasanya digunakan seseorang untuk dapat melegakan pernafasan. Obat hirup itu disebut dekongestan.

Walau pada tujuannya untuk dapat melegakan pernafasan, akan tetapi penggunaan dekongestan yang berlebihan, seperti dipakai selama tujuh hari berturut-turut maka akan dapat menyebabkan pembengkakan pada hidup. Sehingga dengan itu, untuk mengobati kondisi pilek maka perlu diketahui faktor penyebabnya.

BACA JUGA : 2 Gejala Khas Difteri yang Harus Kamu Waspadai!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here