Guilermo Haro, Sosok Astronom yang Nongol di Google Doodle Hari Ini!

    0
    1009
    Google
    Copyright©Google

    Google Doodle Raya Ulang Tahun Guillermo Haro Ke-105

    Indowarta.com Google kembali menunjukkan sebuah ilustrasi yang memperlihatkan sebuah langit di malam hari dengan dihiasi bintang-bintang di laman pencariannya. Dalam tampilan tersebut telah membantuk sebuah tulisan Google.

    BACA JUGA : George Peabody, Bapak Filantropi yang Muncul di Google Doodle Hari Ini!

    Akan tetapi, jika memperhatikan lebih cermat dalam doodle hari ini maka anda akan melihat sosok wajah pria berkacamata dan berkumis. Ternyata, ini sebagai bentuk perayaan ulang tahun Guillermo Haro yang ke-105.

    Lalu siapa sebenarnya Guillermo Haro yang ditampilkan dalam ilustrasi Google Doodle hari ini? Seperti dikutip dari Google, dia merupakan seorang ahli astromon yang berasal dari Meksiko yang sudah berhasil menemukan tipe planet nebulan yang telah diberi nama Herbig-Haro.

    Tidak hanya itu, dirinya juga merupakan astronom yang menemukan bintang suar (Flare star), yang merupakan bintang terang dengan warna merah dan biru yang terdapat pada rasi bintang orion. Berkat keahliannya ini, di merupakan orang pertama dari Meksiko yang masuk dalam Royal Astronomical Society pada tahun 1959.

    Copyright©tribunnews

    Pria kelahiran 1913 itu hidup dalam dekade revolusi Meksiko dan sudah lulus dari filsafat sebelum dirinya memulai terjun di dalam bidang astronomi. Pada tahun 1943, menjadi seorang asisten Observatorio Astrofisico de Tonantzintla membuatnya merasa tertarik dengan bidang astronomi.

    BACA JUGA : Tingkah Aneh Louis, Gorila yang Bisa Berjalan Tegak Layaknya Manusia

    Untuk menambah ilmu tentang astronomi, Guillermo Haro melakukan kunjungan ke AS dan bekerja mulai tahun 1943 hingga 1944 di Harvard College Observatory. Setelah kembali ke Meksiko, pada tahun 1945 di masih bekerja di Observatorio Astrofisico de Tonantzintla.

    Dimasa karirnya, Guillermo Haro sudah banyak memberikan kontribusinya, khususnya untuk teleskop Tonantzintla Schmidt, yang salah satunya adalah mendeteksi adanya beberapa besar planet nebulan ke arah pusat galaksi, serta penemuan dari kondensasi nonstell di awan dengan adanya kepadatan tinggi di dekat daerah pembentukan bintang biru-biru tersebut.

    Bersama dengan rekan kerjanya, Guillermo Haro berhasil menemukan bintang suar di kawasan nebula Orion, kemudian mereka dijadikan bintang dari sejumlah usia. Dengan adanya aktivitas intensnya yang sudah berhasil mengetahui sejumlah bintang suar terus dikembangkan hingga akhir karirnya.

    BACA JUGA : Google Rayakan Ulang Tahun Ke-97 Umar Ismail!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here