Dalam Sidang Peneriksaan Terdakwa, Setya Novanton Terlihat Menangis

0
1033
Setya Novanto
Copyright©wartakota

Setya Novanto Menyampaikan Permohonan Maaf Dalam Sidang Atas Perbuatan Yang Sudah Dilakukan

Indowarta.com – Sidang kasus korupsi e-KTP ke di kembali digelar di Pengadilan Tidak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis (22/3/18). Dalam sidang tersebut terlihat Setya Novanto meneteskan air mata, pada saat dia mengucapkan permintaan maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya. Dalam sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan kepada terdakwa mantan Ketua DPR tersebut.

BACA JUGA : Penyidik Polda Metro Jaya Ajukan Tujuh Pertanytaan Dalam Pemeriksaan Lanjutan Kepada Fahri Hamzah

“Pertama-tama, saya menyampaikan permohonan maaf, saya tulus dari hati saya. Kepada Yang Mulia Majelis Hakim, kepada seluruh pengunjung sidang, kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Setya Novanto.

Pada saat majelis hakim memberi pertanyaan kepada Setya Novanto, dia sempat berhenti berbicara sesaat. Nampak dia menangis sebelum akhirnya kembali meneruskan keterangan yang telah dia berikan dalam sidang.

Kepada majelis hakim, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku kalai dirinya sudah berbuat salah. Dan dia berjanji akan memberikan seluruh keterangan yang telah dia ketahui mengenai kasus korupsi e-KTP.

Setya Novanto
Copyrigth ©metronews

Dalam sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP kali ini, Setya Novanto telah diberikan kesempatan untuk menjelaskan mengenai tanggapannya dari surat dakwaan jaksa Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) mengenai kasus yang menjeratnya.

BACA JUGA : Setya Novanto Akui Ada Pembagian Uang Untuk Keponakanya!

“Jika dalam proses persidangan ini ada tingkah laku dan perbuatan saya yang telah mengganggu proses persidangan, baik langsung maupun tidak langsung, mohon dimaafkan,” ungkap dia.

Sebelumnya, dalam sidang Setya Novanto telah dua kali memberikan keterangan mengenai keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi serta sejumlah kegiatan dari Partai Golkar. Diantaraya adalah saat Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena yang hadir dalam sidang sebagai saksi.

“Pak Melki apa ingat ada Rapimnas di Bogor dan Munas Golkar di Bali, Irvanto saat itu sebagai salah satu panitia?” paparnya.

Pada saat itu, kata Setya Novanto, Melki telah mengatur mengenai adanya akomodasi peserta Munas. Sedangkan Irvanto mendapatkan bagian untuk mengatur soal hotel sebagai penginapan.

“Iya, kalau Munas di Bali memang Irvanto yang mengatur,” kata Melki.

BACA JUGA : Sidang Perceraian Ahok Dan Veronica Tan Segera Diputuskan Oleh Hakim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here