Aparatur Sipil Negara Diminta Presiden Jokowi Untuk Terus Kepo

0
282
Jokowi
Copyright©Okezone

Jokowi Meminta Kepada Aparatur Sipil Negara Untuk Terus Mengetahui Kebutuhan Masyarakat

Indowarta.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih kepo. Apa yang dimaksudkanya adalah memiliki rasa ingin tahu, seperti ingin mengetahui mengenai sektor teknologi, rasa ingin tahu pada berinovasi, dan rasa ingin tahu tetang apresiasi dan keinginan dari masyarakat.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Diminta Untuk Jadikan Proyek Strategis Pada Tambak Udang Dipasena

“Kalian harus memiliki rasa ingin tahu, kalau anak muda sekarang bilang harus kepo, rasa ingin tahu, ingin mengerti, harus kepo teknologi, dan kepo pada keinginan masyarakat. Jangan hanya kepo pada mantan pacar saja,” kata Jokowi dalam acara Presidential Lecture bagi CPNS, di Istora Senayan, Selasa (27/3/18).

WAJIB BACA :  Jokowi Sudah Selama 4 Tahun Difitnah di Sosial Media

Sebagai pelayan masyarakat, kata Jokowi, ASN tidak boleh hanya melakukan kegiatan itu saja dan menoton. Namun ASN harus mempunyai jiwa melayani, dan mampu untuk berinovasi dalam setiap pekerjaan yang mereka jalankan.

Menjadi birokrat muda, seluruh CPNS diminta untuk mempunyai integrasi dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Serta memiliki lompatan untuk kemajuan Indonesia. Sehingga dengan itu, seluruh CPNS harus terus mengikuti pekembangan teknologi, terus ingin tahu mengenai dinamika sosial, politik, dan ekonomi. Ditambah ASN juga diwajibkan mengetahui apa yang menjadi keinginan dari masyarakat.

Jokowi,
Copyright©kataindonesia

Dalam kesempatan itu, Jokowi menceritakan pada saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, pihaknya mengaku sangat gemas dengan adanya pelayanan publik yang lelet. Seperti halnya saat pembuatan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), yang pada saat itu membutuhkan waktu hingga dua minggu.

WAJIB BACA :  PA 212 Klaim Umat Akan Benci Jokowi Jika Tidak Hentikan Kasus Habib Rizieq Shihab

BACA JUGA : BPOM Diminta Komisi IX Untuk Menarik Obat Mengandung Babi

Padahal diketahui, kata Jokowi, hanya ada lima hal saja yang perlu untuk ditulis, seperti nama, alamat, modal kerja, dan modal perusahaan. Sedangkan saat di fornt office hanya memakan waktu dua menit. Namun perlu adanya tanda tangan oleh Kepala Kantor yang terdapat di lantai tiga.

“Saya pun datang ke lantai tiga. Untung Kepala Kantornya tidak ada,” ujar Jokowi.

Melihat dari kejadian tersebut, Presiden menaruh harapannya kepada seluruh CPNS, selaku birokrat muda yang dapat membawa perubahan untuk Indonesia. Sebagai seorang ASN wajib untuk mendahulukan kepentingan masyarakat diatas kepentingan diri sendiri.

BACA JUGA : Soal Tanah Abang, Ombudsman Bantah Niat Politik Pada Anies Baswedan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here