GoJek dan Grab akan Naikkan Tarif!

0
981
Ojek Online
Copyright©tribunnews

Berdasarkan Keputusan Bersama, GoJek Dan Grab Akan Lakukan Kenaikan Tarif

Indowarta.com – Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyelenggarakan rapat bersama dengan para pemimpin dari perusahaan aplikator transportasi online GoJek dan Grab. Rapat dilaksanakan di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Presiden, pada Rabu (28/3/18).

Dalam pertemuan itu, juga telah dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Rapat tersebut diselenggarakan untuk membahas mengenai tarif ojek online tersebut.

Setelah rapat, Moeldoko mengatakan bahwa dalam keputusan yang sudah disepakati bersama, yaitu GoJek dan Grab akan menaikkan tarif per kilometer yang nantinya akan dibayarkan kepada pengemudia atau driver.

“Aplikator itu intinya ingin juga menyejahterakan para driver-nya. Prinsipnya, mereka akan menyesuaikan (tarif per kilometer). Mereka siap untuk menaikkannya,” kata Moeldoko.

Sekarang ini, untuk tarif perkilometer yang dibayarkan kepada pengemudi dari aplikator sebesar Rp 1.600 per kilometer. Meski begitu, Moeldoko mengaku kalau pihaknya masih belum mengetahui besaran adanya kenaikan tersebut, karena itu merupakan wewenang dari GoJek dan Grab.

Unjuk rasa driver Gojek,
Copyright©sindonews

“Besaran kenaikan pastinya adalah hak perusahaan untuk menentukan. Kami tidak boleh menekan. Sebab, mereka juga punya perhitungan tersendiri untuk mengeluarkan seberapa per kilometernya,” ungkap Moeldoko.

Disamping itu, Moeldoko mengungkapkan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya pastinya sudah mempunyai perhitungan sendiri, terkait dengan berapa besaran kenaikan yang wajar diberlakukan kepada GoJek dan Grab. Namun dia tidak menjelaskan secara rinci mengenai perhitungan itu.

Beradasarkan hasil keputusan bersama, perusahaan aplikator akan segera melaksanakan akumulasi berapa kenaikan tarif yang akan diberlakukan untuk pengendara. Direncanakan bahwa pengumuman itu akan disampaikan pada Senin (2/4/18).

Sebelumnya diketahui bahwa para pengemudian ojek online, seperti driver GoJek dan Grab menggelar aksi unjuk rasa. Hal itu dilakukan untuk menuntut adanya kenaikan tarif per kilometer. Aksi mereka diterima oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dalam kesempatan itu mereka mengeluhkan adanya persaingan tarif antar aplikator.

Adanya perang tarif yang terjadi ini dianggap sudah mengkorbankan kesejahteraan dari para pengendara ojek online. Melihat kondisi itu, Presiden memerintahkan kepada Menhub dan Mekominfo untuk menengahi masalah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here