Gubernur Sulawesi Utara, Nur Alam Divonis 12 Tahun Penjara!

0
664
Nur Alam
Copyright©Detik

Mejelis Hakim Jatuhkan Vonis Hukuman 12 Tahun Penjara Kepada Gubernur Sulawesi Utara

Indowarta.com Gubernur Sulawesi Utara (Sultra) nonaktif Nur Alam telah dijatuhi vonis hukuman penjara 12 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor. Keputusan tersebut dibacakan dalam sidang yang diselenggarakan pada Rabu (28/3/18).

BACA JUGA : Keponakan dan 2 Anak Setya Novanto Diperiksa KPK

Hakim menilai, Nur Alam secara sah sudah melakukan tidakan pidana korupsi dalam perizinan usaha penambangan kepada PT Anugrah Harisma Barakah. Sehingga dianggap sudah menyalahgunakan wewenang sebaga Gubernur Sulawesi Utara.

“Menjatuhkan pidana penjara 12 tahun denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” kata Ketua Majelis Hakim Diah Siti Basaria di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/18).

Disamping hukuman penjara selama 12 tahun, atas perbuatannya, majelis hakim juga menjatuhi vonis kepada Nur Alam berupa membayar denda sebagai uang pengganti senilai Rp 2,3 miliar dengan perhitungan harga 1 bidang tanah dan bangunan yang berada di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Jika Gubernur Sulawesi Utara tersebut tidak mampu membayar ganti rugi itu, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun. “Pidana tambahan pencabutan hak politik selama 5 tahun,” jelas hakim.

Nur Alam,
Copyright©liputan6

Terkait dengan vonis yang telah dijatuhkan kepada Nur Alam dalam kasus ini, hal yang sudah memberatkannya adalah perbuatan yang dilakukan tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tidak pidana korupsi.

BACA JUGA : Terkait Kasus Emirsyah Santar, KPK Jadwalkan Pemanggilan Kepada Indraguna Sutowo

Sedangkan yang sudah meringankan Nur Alam adalah ringan, sopan, belum pernah menjalani hukuman, mendapatkan pengharagaan pada saat menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara, dan masih mejadi tanggung jawab keluarga.

Vonis yang dijatuhkan kepada Nur Alam ini lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum KPK. Karena jaksa menuntut 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun kurungan.

Jaksa juga menuntut kepada terdakwa uang ganti sebesar Rp 2 miliar, jika tidak mampu untuk membayar makan akan diganti 1 bulan setelah berkekuatan hukum tetap, maka JPU akan melakukan lelang harta benda yang dimilikinya. Jika total keseluruhan tidak cukup maka akan diganti dengan kurungan 1 tahun penjara.

BAAC JUGA : Kesaksian Dokter dan Perawat Soal Rekayasa Medis Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here