Puisi Sukmawati Dinilai Sekjen NasDem Merupakan Bagian Dari Seni

0
2952
Sukmawati,
Copyrigth©Tempo

Puisi Yang Dibacakan Sukawati Telah Menimbulkan Polemik

Indowarta.com – Puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri telah mendapatkan beberapa tanggapan dari sejumlah pihak. Kali ini Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate menilai bahwa puisi tersebut hanya bentuk sebuah ekspresi seni. Disamping itu dia beranggapan bahwa dalam puisi itu tidak bermaksud negatif  dalam pembuatan dan pembacaannya.

BACA JUGA : Terkait Puisi Kontroversial, PDIP: Sukmawati Soekarnoputri Harus Segera Beri Klarifikasi Agar Tak Salah Tafsir

“Saya waktu membaca sajaknya, saya melihat ini seorang seniman yang mengekspresikan seni-seninya. Yang memanifestasikan perasaannya. Saya melihat ini suatu karya seni,” kata Johnny di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Selasa (3/4/18).

Dia mengatakan bahwa seni tersebut memang tergantung dari pandangan masyarakat. Jika hanya mencari-cari sisi negatif pasti banyak. Namun dia menegaskan, sosok Sukmawati bukalah bagian dari politik.

“Dan karya seni itu akan berguna akan masyarakat, tergantung dari sisi pandang, sisi positif pandangnya. Kalau karya seni jika dilihat dari sisi negatif, akan banyak negatifnya. Tapi kalau karya seni dilihat dari sisi positifnya, akan banyak sisi positifnya. Karena karya seni banyak autokritiknya. Saya melihat bagian itu seni dan dia bukan bagian dari politik,” ujar Johnny.

Sukmawati
Copyrigth©dakwahmedia

Disamping itu, secara tegas dia mengungkapkan jika semuanya yang dikaitkan dengan politik maka akan dapat merusak tatanan bangsa. Termasuk mengenai pembacaan puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang telah dibacakan oleh Sukmawati.

BACA JUGA : Pernyataan Prabowo Soal Elit Bodoh dan Maling, Fahri Hamzah Minta Untuk Penjelasan Lanjutan

“Kalau dikaitkan dengan politisasi itu bukan seniman. Itu politik. Kalau semua masalah kehidupan dikaitkan dengan politik rusaklah bangsa ini. Jadi kita harus menjaga bangsa ini agar tetap kokoh,” ungkap Johnny.

Puisi yang telah dibawakan oleh Sukmawati Soekarnoputri beberapa waktu belakangan ini menjadi polemik. Hal itu karena adanya anggapan bahwa bait dalam puisi yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis 29 Maret 2018 tersebut telah menyinggung mengenai azan dan cadar.

Terlebih akibat puisi tersebut berujung pada Sukmawati dilaporkan kepada pihak kepolisian. Bahkan dia telah dilaporkan oleh dua orang sekaligus, meraka ialah Denny Andrian Kushidayat yang merupakan seorang pengacara dan politikus Partai Hanura Amron Asyhari.

BACA JUGA : Penglihatan Mata Mulai Membaik, Novel Baswedan Tunggu Kepastian Dokter Untuk Pulang Ke Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here