Ketika Prabowo Colek Ahok dan Elite Politik Lainnya!

0
5131
Prabowo
Copyright©Detik

Prabowo Minta Maaf Telah Usung Ahok Dalam Pilkada DKI 2012

Indowarta.com – Partai Garindra akan segera mendeklarasikan Prabowo Subianto untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada 11 April 2018. Terkait dengan hal tersebut telah diungkapkan oleh Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

BACA JUGA : Puisi Sukmawati Dinilai Sekjen NasDem Merupakan Bagian Dari Seni

“Tanggal 11, mudah-mudahan,” pungkasnya di Gedung Paripurna DPR, Senayan, Jakarta Selatan, 26 Maret 2018.

Menjelang deklarasi sebagai calon presiden (capres) itu, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sering kali melontarkan beberapa kritikan kepada elite Indonesia. Salah satunya mengenai 80 persen kekayaan negara telah dikuasai hanya oleh 1 persen golongan.

WAJIB BACA :  “Prabowo Tak Punya Banyak Pilihan, Mau Tak Mau Pasangannya Dari PKS”

“Kita termasuk bangsa yang lengah dan tidak waspada terutama elite kita. Terus terang saja minta ampun. Saya kapok dengan elite Indonesia,” ujar Prabowo saat berorasi di depan warga Depok, 1 April 2018.

Dari beberapa pernyataan yang disampaikan Prabowo, nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga turut ‘dicolek’. Dia mengatakan, sudah bersalah atas dukungan untuk pencalonan Ahok sebagai wakil gubernur DKI untuk mendampingi Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilkada DKI 2012.

Prabowo
Copyright ©tajukindonesia

“Dulu saya tunjuk Ahok. Saya salah, saya minta maaf,” pungkasnya. Prabowo mengaku tidak ada alasan lainnya untuk mengusung Ahok dalam Pilkada DKI kala itu, kecuali ingin menunjukkan kesetiaannya pada perwujudan Pancasila.

WAJIB BACA :  Amien Rais Sebut Poros Ketiga “No Way”

BACA JUGA : Pernyataan Prabowo Soal Elit Bodoh dan Maling, Fahri Hamzah Minta Untuk Penjelasan Lanjutan

Disamping itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, bahwa kritikan yang disampaikan oleh Prabowo untuk pemerintahan bukan untuk mencari perhatian rakyat. Dia menilai bahwa sikap tersebut memang sudah ada pada Ketum Gerindra tersebut sejak dulu.

“Dari dulu Pak Prabowo Subianto ngomong selalu begitu. Saya kira sejak kenal Pak Prabowo hampir 30 tahun lalu, ya kayak begitu sikapnya, ya nasionalis dan konsisten,” ungkap Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/18).

Dia menjelaskan bahwa Prabowo sudah lama diam serta membiarkan pemerintahan untuk bekerja. Oleh karena itu, kata Fadli, sekarang ini adalah waktunya untuk menyampaikan sejumlah fakta sebenarnya di Indonesia.

WAJIB BACA :  “Prabowo Tak Punya Banyak Pilihan, Mau Tak Mau Pasangannya Dari PKS”

“Ya karena memang sudah waktunya, karena selama 3,5 tahun lebih Pak Prabowo diam memberikan kesempatan kepada pemerintah bekerja. Tidak ada sedikit pun komentar-komentar miring,” tuturnya.

BACA JUGA : Fadli Zon Menanggapi Pernyataan Ketum MUI Mengenai Pidato Prabowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here