Prancis Akan Tinggalkan WhatsApp dan Telegram

0
1211
WhatsApp
Copyright©Critical

Prancis Siap Tinggalkan WhatsApp dan Telegram

Indowarta.com – Oemerintah Perancis berniat untuk tidak lagi menggunakan Platform layanan pesan instan WhatsApp dan Instagram. Perancis berencana hijrah menggunakan layanan pesan instan terenskripsi buatan negaranya sendiri.

Alasanya, perancis tidak mu mengambil risiko jika entitas lain di luar Perancis, memata-matai administrasi negaranya menggunakan aplikasi yang terenkripsi alias tidaj dapat dipantau pemerintah seperti WhatsApp atau Telegram.

Baca Juga: Tidak Perlu Tekan Tombol Lagi Untuk Rekam Pesan Suara di WhatsApp

Juru Bicara kementrian digital Perancis mengatakan bahwa pihaknya sedang menyoroti penggunaan aplikasi terenkripsi asing, yang memiliki server di Perancis.

“Kami harus menemukan cara untuk memiliki layanan pesan instan terenkripsi sendiri, yang tidak dienkripsi oleh Amerika Serikat (AS) atau Rusia”, jelas perwakilan Kementerian Digital Perancis.

Telegram
Copyright©tmpo

Dirinya menambahkan, pemerintah kini mulai serius menanggapi potensi kebocoran data, setelah melihat apa yang terjadi dengan Facebook akhir-akhir ini.

Pendriri Telegram sendiri, Pavel Durov yang berasa dari rusia dan Telegram sendiri baru saja diblokir di Negaranya sendiri, setelah perusahaan tersebut menolak menyerahkan kunci enkripsi ke kepolisian federal Rusia.

Sedangkan WhatsApp, merupakan aplikasi instan yang juga mengusung end-to-end encrypted di Platformnya. WhatsApp berdini di bawah naungan Facebook, yang saat ini tengah dihantam dengan skandal pencurian data yang dilakukan untuk menyokong Pilpres AS Tahun 2016.

Dikutip dari Kompas Tekno, sekitar 20 Pejabat dan petinggi aparatur sipil negara Perancis sedang menguji coba layanan pesan instan buatan negaranya sendiri.

Baca Juga: Alasan Apple Depak Telegram dari App Store!

Aplikasi ini ditargetkan akan wajib digunakan oleh pemerintahan di Perancis pada musim panas mendatang.

Kementrian Digital juga mengatakan, aplikasi tersebut diharapkan bisa digunakan seluruh warga sipil Perancis.

Aplikasi pesan instan asal Perancis tersebut telah didesain oleh para pengembang, menggunakan kode free-to-use, alias bisa digunakan cuma-cuma dengan mengunduhnya secara online. Sehingga ada kemungkinan, aplikasi tersebut akan tersedia di software open source.

 Baca Juga: Cara Keluar dari Grup WhatsApp Secara diam-diam!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here