Jika Tidak Membayar Uang Pengganti, Aset Setya Novanto Akan Disita

0
3625
Kisah Hidup Setya Novanto
Copyright©Tribun

KPK Sebutkan Sita Aset Setya Novanto Jika. . .

Indowarta.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengeksekusi Setya Novanto setelah kasus korupsi Proyek E-KTP yang menjerat dirinya telah berkekuatan hukum tetap. Dalam perkara tersebut, Setya Novanto resmi divonis 15 tahun penjara dan kewajiban membayarkan uang pengganti senilai USD 7.3 juta.

“Setelah eksekusi tentu ada waktu yang diberikan undang-undang ya, terpidana wajib membayar uang pengganti itu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (3/5/2018).

Baca Juga: Setya Novanto Dihadirkan Dalam Persidangan Bimanesh!

Jika mantan Ketua DPR tersebut tida bisa membayar uang tersebut, maka KPK akan menyita asset-aset kekayaannya untuk memnuhi uang pengganti. Menurut Febri, hal ini didasarkan pada putusan hakim pengadilan Tipikor terhadap Setya Novanto.

WAJIB BACA :  Belum Pulih Sepenuhnya, Novel Baswedan Dilarang Bertugas!

“Terpidana wajib membayar uang pengganti. Kalau tidak membayar atau tidak sanggup akan dilakukan penyitaan terhadap aset-aset dari terpidana hingga dilakukan proses lelang untuk memenuhi uang pengganti tersebut,” jelasnya.

Setya Novanto
Copyright©Detik

Febri menyatakan proses eksekusi terhadap mantan Ketua Umum Golkar itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Rencananya, Setya Novanto akan dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung.

“Sekarang sedang proses administrasi, dalam waktu dekat saya kira minggu ini sudah diselesaikan proses eksekusi pidana penjaranya, tentunya ke (Lapas) Sukamiskin,” ucap dia.

Baca Juga: Hakim Tegaskan Setya Novanto Berupaya Memperkaya Diri dengan Uang USD 7.3 Juta

Dalam perkara Korupsi E-KTP tersebut, Setya Novcanto disebut memperkaya diri sendiri sebesar USD 7.3 Juta. Setya juga memperkaya orang lain dan koorporasi dalam proyek yang diduga merugikan negara sampai Rp 2.3 Triliun.

WAJIB BACA :  Belum Pulih Sepenuhnya, Novel Baswedan Dilarang Bertugas!

Atas perbuatannya, Setnov divonis 15 tahun penjara denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu wajib mengembalikan kerugian negara sebesar US$ 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar yang telah dikembalikan ke rekening KPK

Hakim Pengadilan Tipikor juga mencabut hak politik Setya Novanto untuk tidak menduduki jabatan publik selama 5 tahun terhitung sejak dirinya usai menjalani masa pidana pokok.

Baca Juga: Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara Di Kasus Korupsi E KTP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here