Dua Remaja Pelaku Bom Gereja di Surabaya Suka Maroon Five dan Game

0
418
Bom Gereja di Surabaya, 1 Keluarga dengan 3 Cara Peledakan -
Bom Gereja di Surabaya, 1 Keluarga dengan 3 Cara Peledakan - Copyright ©Tribunnews

Remaja Pelaku Bom Gereja Layaknya Pemuda Lainnya

Indowarta.com – Jalan hidup Kedua remaja Pelaku Bom Gereja di Sutrabaya, Yusuf Fadhil 18 Tahun dan Firman Halim (16) yang diduga sebagai pelaku aksi bom bunuh diri di Gereja Santa maria Tak Bercela di Surabaya pada Minggu 13/5/2018 terkesan biasa-biasa saja, hal ini setidaknya dilansir dari detik dipantau dari akun Facebook kedua putra pasangan R Dita oepriarto dan Puji Kuswati tersebut.

Baik Yusuf maupun Forman tidak terlalu aktif di sosial media yang satu ini, keduanya hanya sesekali muncul dengan menuliskan status singkat.

Baca Juga: Bom Gereja di Surabaya, 1 Keluarga dengan 3 Cara Peledakan

Yusuf terakhir menulis status di FB pada 1 Desember 2017, “sayang aku” dan membagikan lagu Batas Cahaya dari kelompok JOOX. Sementara pada 8 Agustus 2016 dia memposting lagu One More Night milik Maroon Five yang dimainkan kelompok musik Kiai Kanjeng pimpinan Emha Ainun Najib.

Dua Remaja Pelaku Bom Gereja di Surabaya Suka Maroon Five dan Game
Dua Remaja Pelaku Bom Gereja di Surabaya Suka Maroon Five dan Game – Copyright © Detik

Komentar atas potingan 1 Desember 2017 lalu ini baru bermunculan usai aksinya dalam Bom bunuh diri di Gereja. Beberapa diantara merundung almarhum Yusuf, namun ada juga yang menyampaikan komentar bernada simpatik. “Anda dihipnotis, kasihan… melihat pola hidupmu di kronologi FB mu terlihat anda tidak punya pola fikir teroris, hate speech, penghujat…” tulis pemilik akun Fahrul Rezy.

Baca Juga: Munculnya Hastag #GantiDPR 2019 Jika Tidak Segera Disahkan UU Anti Terorisme

Kemudian untuk Firman, di Akun Facebooknya terkesan tengah gemar bermain game digital. Terakhir kalinya dia memposting game AVVP ASIMOV Society Giveaway! Pada 20 September 2017.

Sementara di tahun 2016, Firman beberapa kali memposting gambar senjata api seperti yang biasa muncul dalam game.Seperti kakaknya, Yusuf, dia juga suka music. Setidaknya kesan ini bisa dilihat dari postingannya pada 18 Maret 2017.

Saat itu dia mengunggah video anak-anak Gen Halilintar yang menyanyikan lagu I Don’t Wanna Live Forever milikZAYN danTaylorSwift.

Seperti diberitakan, ayahnya, Dita, diduga menjadi pelaku bom bunuh diri dengan mobil ke Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuna. Sementara ibunya, Puji, bersama kedua adik perempuannya, Fadhila Sari, (12) dan Famela Rizqita (9) diduga melakukan bom bunuh diri di GKI Jalan Diponegoro.

Baca Juga: Aksi Bela Palestina 115 Di Monas, Diwarnai dengan Pembagian Sarapan Gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here