Pengakuan Mengejutkan Soal Ibu Ketua JAD di Jatim

0
5378
Pengakuan Mengejutkan Soal Ibu Ketua JAD di Jatim
Pengakuan Mengejutkan Soal Ibu Ketua JAD di Jatim Copyright © Detik

Begini Pengakuan Ibu Ketua JAD di Jatim

Indowarta.com – Patokah menyesali pilihan anaknya yang menempujh ideology kekerasan. Dia mengungkapkan pengakuan mrngrjutkan soal anaknya yang menjadi Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur itu.

Ketua JAD Jawa Timur itu bernama Abu Umar, pria yang dikenal Patokah sebagai Syamsul Arifin (Apin), Karena memang begitulah nama aslinya. Patokah membesarkan Apin di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, kawasan yang didominasi muslim Muhammadiyah yang jauh dari paham kekerasan.

“Sudah dibilangin nggak usah ikut yang begitu itu tetap ngeyel. Sedih saya merasakan anak saya yang itu. Nggak seperti saudaranya yang lain,” kata Patokah pada detikcom, Rabu (16/5/2018) kemarin.

Baca Juga: Cerita Anak Dari Pelaku Bom di Surabaya “Ayah Sering Mengajak Berjihad”

Mengejutkan, Bahkan sang Ibunda tidak kuasa untuk membendung sikap anaknya, Bahkan Ketua JAD Jatim tidak dibesarkan di keluarga berideologi terror.

Keluarga Patokah adalah keluarga terpandang. Abu Umat alias Syamsul Arfini alias Ipin dikenal tetangga-tetangganya di Blitar sebagai penjual buku.

Baca Juga: Polisi Masih Buru Abu Bakar, Guru Pelaku Bom Gereja Di Surabaya

Patokah ingat betul perubahan paham Apin, yakni sejak Apin kulian di STI Al Muslihun Tlogo. Salah satu warga bernama Sujilah juga sering menerima keluh kesah Patokah soal Apin yang tidak seperti dahulu lagi, tidak seperti saudara-saudaranya dan tidak seperti masyarakat di kampong halamannya.

“Desa ini memang mayoritas Muhammadiyah. Jadi penampilan Mas Apin sering jadi bahan gunjingan warga. Ibunya khawatir, Mas Apin semakin jauh melangkah. Dan sepertinya, yang dikhawatirkan ibunya jadi kenyataan sekarang,” kata Sujilah. Kini putranya sudah ditangkap oleh Densus 88 Antiteror.

Baca Juga: Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here