Mengapa Arsenal Lebih Memilih Unai Emery?

0
156
Unai Emery
Unai Emery Copyright © Republika

Alasan Arsenal Memilih Unai Emery

Indowarta.com – Pada Rabu 23 Mei 2018 Kemarin, Arsenal Secara resmi mengumumkan Unai Emery sebagai pelatih baru mereka. Emery menggantikan Arsene Wenger yang pergi setelah 22 tahun bertugas menukangi The Gunners.

Ada banyak alasan mengapa Arsenal akhirnya memilih pelatuh berusia 46 tahun tersebut. Selain karena rekam jejaknya yang begitu memukau, selain itu, Unai Emery juga bisa disebut memiliki karakteristik mirip Wenger.

Kepala Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis, menyebut Emery memiliki rekam jejak luar biasa dan meraih kesuksesan sepanjang kariernya. Emery Sukses membawa Almeria promosi ke La Liga Spanyol 2007-2008 untuk pertama kalinya dalam 18 tahun. Dan hebatnya Emery mampu mengantarkan Almeria menutup musim dengan menempati posisi ke-8 Klasemen.

Baca Juga: Jelang Final Liga Champions, Klopp Belum Temukan Kelemahan Real Madrid

Prestasi Emery menukangi sebuah tim memang terbilang moncer. Prestasi terbaiknya ketika ia berhasil mentarkan Sevilla menjadi juara Liga Europa selama tiga musim berturut-turut dari 2013 dan 2016. Dan hebatnyam Emery mampu meraih tiga gelar tersebut dengan hanya mengandalkan materi pemain yang dianggap seadanya.

Inilah kesamaan Emery dengan Wenger yang selama ini lebih dikenal sebagai pelatih pencetak pemain bintang ketimbang pelatih pemburu pemain bintang. Emery dan Wenger sama-sama terbiasa bekerja dengan pemain-pemain muda untuk disiapkan menjadi pemain bintang. ‘’Ia (Unai Emery) telah mengembangkan beberapa talenta muda terbaik di Eropa,’’ puji Gazidis.

Baca Juga: Guardiola Resmi Perpanjang Kontrak dengan Manchester City Sampai 2021

Arsenal dikenal dan dicintai di seluruh dunia karena gaya permainannya, komitmennya untuk pemain muda, stadion fantastis, dan cara klub dijalankan.

Wenger dan Emery juga sama-sama memiliki pengalaman dalam menangani ‘keunikan’ pemain bintang. Wenger sering kali menghadapi pemain-pemain muda yang memilih meninggalkan Arsenal setelah menjelma menjadi pemain bintang. Sementara Emery, selama dua musim menangani Paris Saint-Germain/PSG (2016-2018), mengaku pemain bintang lebih punya power ketimbang dirinya.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Persija Vs Home United di Piala AFC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here