SBY Mulai Jatuh Hati Kepada Prabowo Subianto?

0
9005
SBY
Copyright©okezone

SBY Jatuh Hati Pada Prabowo

Indowarta.com – Calon Presiden 2019 Penantang Joko Widodo dari koalisi yang tidak mendukug pemerintah masih buram. Partai Gerindratelah memberikan amanat kepada Prabowo Subianto untu mau bertarung lagi atau memajukan memajukan sosok lain. Tidak hanya itu, Partai Demokrat yang tidak masuk dalam koalisi manapun juga nampak masih abu-abu.

Baca Juga: Cium Tangan SBY, Gatot Nur,mantyo Ngarep Jadi Capres SBY?

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rapat koordinasi nasional Partai Demokrat beberapa waktu lalu menyatakan dengan tegas tidak akan mendukung Joko Widodo dalam pertarungan politik 2019 mendatang.

Namun belm jelas juga, ke mana dukungan partai besutan SBY ini untuk calon pemimpin Indonesia nanti. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Demokrat, Didik Mukrianto mengusak kisi-kisi baru dalam menentukan koalisi. Rencananya, SBY akan bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Tidak ada sedikit pun hambatan politik maupun psikologis buat Demokrat membangun komunikasi, termasuk dengan Gerindra, PKS dan yang lainnya. Insya Allah setelah lebaran sudah direncanakan akan ada pertemuan antara Pak SBY dan Pak Prabowo,” ujar Didik saat dihubungi, Rabu, 6 Juni 218.

Lebih lanjut, Didik sangat menghormati komunikasi politik yang dibangun oleh siapapun. Komunikasi politik ini menjadi sebuah kebutuhan, apalagi di tahun politik seperti ini.

Melihat dan Membandingkan Harta Kekayaan Jokowi dan Prabowo-
Melihat dan Membandingkan Harta Kekayaan Jokowi dan Prabowo –

“Demokrat membuka diri sepenuhnya untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan siapapun termasuk Gerindra, PKS dan juga parpol sahabat yang lainnya.”

Baca Juga: SBY Bakal Bertemu Prabowo, PDIP Banyah Hubungan dengan Demokrat Merenggang

Hal serupa juga disampaikan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Menurut dia Demokrat terus melakukan komunikasi politik dengan partai politik lainnya, meskipun luput dari pantauan media massa.

“Untuk koalisi menjadi perhatian luas publik, saat ini kabutnya masih tebal. Pada waktunya sudah dekat. Karena, masing-masing partai politik masing-masing memegang kartunya. Karena, segala sesuatunya bisa terjadi,” ucap AHY.

Menurut AHY, Setiap Partai politik mempunyai kader unggulan yang akan diajukan sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden. Masing-masing partai masih berhitung dan saling mengunci calonnya untuk Pilpres 2019 mendatang.

“Semuanya berhitung dan semuanya mengunci, boleh berkoalisi. Tapi, saya sebagai Capres ya atau Cawapres ya. Semakin ke sini semakin membingungkan apakah 2019 terjadi di 2014. Bisa ya dan bisa tidak,” ungkap AHY.

Baca Juga: SBY Mengharapkan Pemerintah Tak Perlu Arogan Untuk Menghadapi Adanya Bentuk Kritikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here