Mundurnya Yudi Latif dari BPIP

0
183
Yudi Latif
Yudi Latif Copyright© Detik

Kenapa Yudi Latif Mundur dari BPIP?

Indowarta.comYudie Latif mengundurkan diri dari Posisi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Yudi Latif namun belum secara langsung buka sayara atas pengunduran dirinya ini.

Baca Juga: Amien Rais Bikin Heboh di Twitter

Pengunduran diri ini disamapaikan Yudi Latif melalaui akun Faceboknya, Yudi Latif Dua, disitu YTudi menyampaikan kalimat pamitan.

“Saya mohon pamit. ‘Segala yang lenyap adalah kebutuhan bagi yang lain, (itu sebabnya kita bergiliran lahir dan mati). seperti gelembung-gelembung di laut berasal, mereka muncul, kemudian pecah, dan kepada laut mereka kembali’,” tulis Yudi lewat akun Facebook-nya seperti dilihat detikcom, Jumat (8/6/2018).

Yudi Latif tidak mengungkap alasan langsung kenapa dirinya mundur. Dia hanya mengatakan soal perlunya regenerasi Pemimpin.

“Saya merasa, perlu ada pemimpin-pemimpin baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Harus ada daun-daun yang gugur demi memberi kesempatan bagi tunas-tunas baru untuk bangkit. Sekarang, manakala proses transisi kelembagaan menuju BPIP hampir tuntas, adalah momen yang tepat untuk penyegaran kepemimpinan,” ujar Yudi.

Yudi kemudian bercerita soal awal pembentukan bada itu yang dimulai dari Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKK-PP). kemudian bertransformasi menjadi BPIP per Februari 2018.

Baca Juga: Partai Demokrat Akan Bentuk Koalisi Kerakyatan Tanding Koalisi Keummatan

Di dalam tulisan tersebut, Yudi juga menulis soal UKP-PIP yang tak punya kewenangan eksekusi. Selain itu dia juga menyinggung soal hak keuangan BPIP yang belum diterima selama setahun.

Meskipun demikian, Yudi mengatakan kendala tersebut tak berarti membuat lembaga yang dipimpinnya tak bekerja. Banyak inisiatif dan kegiatan yang dilakukan lembaganya maupun swadaya masyarakat dan lembaga pemerintah lainnya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila.

Pihak Istana pun menjelaskan alasan Yudi mundur dari Kepala BPIP. Berdasarkan isi surat, Yudi mundur karena alasan keluarga. Surat itu dikirim pada Kamis (7/6).

“Isi surat itu sendiri, kebetulan saya baca surat yang bersangkutan, dalam surat mengacu pada surat Pak Yudi Latif peningkatan kapasitas UKP jadi BPIP kemudian disetarakan menteri tentu membutuhkan tingkat kesibukan yang lebih tinggi,” ujar jubir Presiden Jokowi, Johan Budi SP, di kantor presiden, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).

Baca Juga: Grace Tepis Fitnah Cinlok Dengan Ahok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here