Berita Hari Ini : peninjauan Kembali Kasus Terpidana Mati Freddy Budiman Ditolak Oleh MK !

0
1153
Freddy Budiman

Berita Hari Ini : peninjauan Kembali Kasus Terpidana Mati Freddy Budiman Ditolak Oleh MK !

Indowarta.com– Jaksa Agung Muhammad Prasetyo senang karena pengajuan peninjauan kembali atau PK terpidana mati kasus narkoba yakni Freddy Budiman telah ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Putusan itulah yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Prasetyo di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta pada hari Jumat 22 Juli 2016 mengatakan “Alhamdulillah. Itu yang kita harapkan. Masyarakat sudah menunggu sekali,”. Menurut Prasetyo, Freddy Budiman akan sulit jika mengajukan PK setelah PK kasus narkobanya dnegna nomor perkara 145/PK/Pid.Sus/2016 telah ditolak oleh Mahkamah Agung.

PK dasarnya harus kuat. Selain itu juga harus bisa dibuktikan dengan adanya bukti baru yang kalau itu diketahui sebelum putusan dijatuhkan. Namun ketika dikonfirmasi mengenai peluang Freddy Budiman masuk ke dalam daftar napi uang akan dieksekusi mati pada jilid III ini, Prasetyo hanya menjawab diplomatis.

Freddy Budiman

Terkait dengan penolakan PK ini, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung yakni Ridwan Mansyur telah membenarkan berita tersebut. alasannya adalah karena PK sudah dipertimbangkan pada pengadilan yang ada di tingkat sebelumnya.

Freddy merupkana terpidanan mati kasus nerkoba. Dia telah dinyatakan terbukti bersalah karena telah menyelundupkan sebanyak 1.412.476 butir ekstasi dari Indonesia ke China. Meski sudah mendekam di LP Cipinang pada tanggal 30 Juni 2012 silam, dirinya tetap ditangkap. Freddy sendiri telah dipenjara di LP Cipinang karena kasus pengedaran narkoba sejak tahun 1997 lalu.

Vonis mati telah dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan kemudian dikuatkan di tingkat banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Kasasi MA. Namun nama Freddy sendiri tidak masuk dalam daftar eksekusi mati jilid III yang akan dilaksanakan pada waktu dekat ini. Eksekusi mati jilid III ini akan dilaksanakan di Kejaksaan Agung.

Tidak hanya melakukan penyelundupan jutaan pil ekstasi, Freddy juga beberapa kali terlibat dengan kejahatan narkoba. Misalnya adalah kepemilikan pabrik sabu di Lapas Narkotika Cipinang. Meski sudah mendekam di sel, Freddy masih bisa mengkontrol pergerakan narkoba di beberapa wilayah Indonesia.

baca juga :

Berita Terkini : Mengubah Pancasila Jadi ‘Pancagila’ di FB, Sahat Safiih Gurning Mulai Diadili, Sindir Pemerintah ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here