Berita Terkini : Meski Jenazah Santoso Sudah Dimakamkan Di Poso, Proses Hukum Istri Santoso Masih Berlanjut !

0
2119
santoso

Berita Terkini : Meski Jenazah Santoso Sudah Dimakamkan Di Poso, Proses Hukum Istri Santoso Masih Berlanjut !

Indowarta.com– Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian telah menyatakan bahwa hukum terhadap Jumiatun alias Umi Delima yang merupakan istri kedua teroris Santoso kini terus berlanjut. Namun apabila istri Santoso bisa bersikap kooperatif, maka hukumannya akan bisa diperingan.

Tito Karnavian mengatakan untuk ikuti dulu prosesnya, namun jika dia menyerahkan diri, hukumannya akan bisa diperingan. Untuk selanjutnya, apabila kooperatif dan bisa berterus terang, maka hukuman akan bisa diperingan.

Terkait dengan opsi pengampunan, Kapolri mengatakan bahwa akan melihat situasi kedepannya dan akan mempertimbangkannya lagi. Namun karena Jumiatun bersama-sama dengan seorang buronan teroris, maka hal tersebut sudah melanggar hukum.

Tito mengatakan “Opsi pengampunan, lihat situasi, yang jelas dia bersama-sama dengan seorang buron, otomatis ada pasalnya, yakni melindungi dan menyembunyikan buron,”. Perburuan sisa pengikut Santoso kini masih terus dilakukan. sebanyak kurang lebih 3.000 anggota polisi masih berada di lokasi. Mereka terus melakukan penyisiran dan melakukan pencegatan di jalur yang merupakan pasokan logistik.

santoso

Operasi masih akan terus dijalankan, otoritas keamanan akan terus menekan sambil melakukan upaya persuasif. Pihak keamanan terus menghimbau kepada pengikut Santoso untuk segera turun gunung demi kemaslahatan bersama dan mengikuti proses hukum yang berlaku. Jika mereka bisa dengan kooperatif dan dengan sukarela turun gunung, maka hukuman akan bisa diringankan.

Ribuan orang telah mendatangi pemakaman yang dilakukan di pemakaman umum yang terletak di dekat kediaman orang tua Santoso di Kecamatan Poso Pesisir. Ribuan orang yang datang tersebut adalah keluarga Santoso dan juga simpatisan Santoso.

Santoso berhasil ditembak mati dalam operasi Tinombala di kawasan pegunungan di Tambarana Poso. Tidak hanya Santoso, satu pengikutnya juga berhasil ditembak yakni bernama Muchtar. Jenazah Muchtar sendiri telah dimakamkan di Kelurahan Lambara, Kecamatan Tavaeli, Kota Palli, Sulawesi Tengah. Saat ini diperkirakan setidaknya ada 19 anak buah Santoso yang masih belum tertangkap dan diperkirakan masih berada di wilayah pegunungan Sulwesi Tengah.

baca juga :

Berita Terkini : Kondusivitas Keamanan Nasional Akan Terjaga Usai Santoso Tewas ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here