Berita Hari Ini : Bisnis Jual Beli Makam Fiktif Akhirnya Terungkap, Nasib Pembeli Tak Tertolong !

0
1553
makam fiktif

Berita Hari Ini : Bisnis Jual Beli Makam Fiktif Akhirnya Terungkap, Nasib Pembeli Tak Tertolong !

Indowarta.com– Dinas pertamanan dan Pemakanan telah mengungkap praktik jual beli makam fiktif di beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU). Makam tersebut kini sudah dikembalikan ke fungsi semula sebagai lahan yang kosong. Lantas jika begitu, bagaimana nasib si pembeli yang terlanjur membeli lahan untuk dijadikan makam fiktif tersebut?

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta yakni Djafar Muchsin menyebutkan bahwa mereka yang terlanjut membeli tidak ada hubungan dengan pihaknya. Namun Djafar menyebutkan bahwa pihaknya bisa membantu untuk mempertemukan mereka dengan pihak yang terlibat dengan jual beli makam fiktif ini.

Dari hasil penelusuran Dinas Pertamanan dan Pemakaman telah ditemukan adanya makam fiktif di beberapa TPU. Di TPU petamburan sendiri telah ditemukan sekitar 20 makam fiktif. Sementara itu yang terbanyak adalah ditemukan di Tegal Alur, Jakarta Barat.

makam fiktif

Meski tidak bisa memproses secara hukum soal praktik jual beli lahan pemakaman untuk dijadikan makam fiktif ini, namun pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman menduga adanya pemerasan yang dilakukan oleh pegawai pemakaman. Djafar mengatakan ‚ÄúTapi kalau soal pidana kita akan telusuri dugaan pemerasan ke warga oleh petugas pemakaman,”.

Untuk warga yang pernah merogoh kocek dalam atau di luar biaya yang sudah ditetapkan untuk mengurus pemakaman keluarganya ataupun merasa dirugikan, bisa melaporakan hal tersebut kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. untuk masyarakat yang merasa dirugikan tersebut, Dinas Pertamanan dan Pemakaman akan memprosesnya ke kepolisian.

Salah astu petugas makam di TPU Pondok Ranggon yang bernama Minar 51 tahun ini menyebutkan bahwa praktik jual beli makam fiktif DI TPU Pondok Ranggon ini ternyata melibatkan seorang mantan PNS DKI yang berinisial S. Dulu PNS tersebut sempat menjadi pengurus dari TPU tersebut.

Minar menyebutkan bahwa sang pembeli tersebut berinisial BS. Makam fiktif tersebut sudah dibeli sejak tahun 2013 yang lalu. pembeli tersebut membelu dua makam fiktif seharga Rp 7,5 juta.

baca juga :

Berita Terkini : Meski Jenazah Santoso Sudah Dimakamkan Di Poso, Proses Hukum Istri Santoso Masih Berlanjut !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here