Berita Terkini : Dua Pemuda Ini Diperiksa Polisi Gara Gara Main Pokemon Go Sampai Di Mapolresta Depok !

0
1618
Pokemon go

Berita Terkini : Dua Pemuda Ini Diperiksa Polisi Gara Gara Main Pokemon Go Sampai Di Mapolresta Depok !

Indowarta.com– Dua pemuda yang masing-masing berinsial DG 20 tahun dan MS 17 tahun telah kedapatan bermain game “pokemon go” di depan satuan ruang intel (satintel) Polresta Depok pada hari Senin 25 Juli 2016. Karena hal tersebut, keduanya telah digiring ke ruang Satintel Polresta Depok.

Kapolresta Depok Komisaris Besar Harry Kurniawan mengatakan bahwa MS dan DS adalah warga dari Sukmajaya, Depok. Diketahui bahwa MS bekerja sebagai petugas kebersihan di Tanah Abang. Sedangkan DF merupakan petugas kebersihan lepas.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, Harry mengatakan bahwa keduanya mengaku berada di Mapolresta Depok karena hendak membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) untuk keperluan berkerja. Namun ketika dimintai tentang syarat yang harus dibawa untuk membuat SKCK seperti surat pengantar, fotokopi KK dan lainnya. Keduanya tidak bisa menunjukkan.

Setelah mereka berdua diperiksa oleh Satintel Polresta Depok, keduanya diserahkan ke Paminal Polresta Depok untuk dimintai keterangan lagi. Motif dari dua pemuda ini pun masih belum dioketahui. Apakah mereka hanya iseng bermain pokemon go atau masih ada motif lainnya.

Pokemon Go

Harry menjelaskan bahwa sesuai dengan edaran yang telah dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yakni semua anggota Polri dan juga warga sipil dilarang untuk bermain pokemon go di lingkungan markas kepollisian. Sehingga kedua pemuda yang sedang bermain pokemon go ini telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa game pokemon go bukanlah merupakan game yang berbahaya. Namun untuk mencegah sesuatu yang tidak dinginkan, Rudiantara sudah dua kali telah menemui pihak Google Indonesia.

Rudiantara hanya meminta kepada pihak Google yang petanya digunakan untuk bahan dasar permainan tersebut supaya tidak memasukkan petas berisi objek vital seperti istanan negara, perusahaan listrik dan lainnya.

Rudiantara menyarankan agar pokemon diletakkan di tempat yang produktif seperti museum, lokasi wisata, dan banyak lagi yang lainnya.

baca juga :

Gara Gara Demam Pokemon Go, Muncul Pokemon Spy Hingga Power Bank Dengan Bentuk PokeBall !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here