Berita Terkini : Senyum Lega Istri Zulfikar Ali yang Suaminya Urung Dieksekusi !

0
1190
eksekusi mati

Berita Terkini : Senyum Lega Istri Zulfikar Ali yang Suaminya Urung Dieksekusi !

Indowarta.com– Siti Rohani yang merupakan istri dari terpidana mati Zulfikat Ali asalh Pakistan kini beisa bernafas lega lantaran suaminya tidak jadi dieksekusi mati pada hari Jumat 29 Juli 2016. Begitu mengetahui kabar bahwa hanya empat orang saja yang dieksekusi mati pada hari ini dan tidak termasuk Zulfikar Ali, Siti langsung berangkat dari penginapan dan mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan.

Siti pada saat meninggalkan Nusakambangan mengatakan bahwa dirinya bisa bernafas lega karena telah batal dieksekusi. Tidak lupa juga dirinya menyampaikan terimakasih kepada semuanya. Dirinya langsung menuju ke Lapas Nusakambangan setelah mendapatkan berita tersebut.

Pada saat dimintai keterangan oleh awak media, Siti terlihat tersenyum. Wajahnya tampak sedikit cerah dibandingkan pada saat kali pertama dia datang pada hari Kamis kemarin. Setelah itu dia langsung menuju ke penginapan untuk menenangkan diri. Tak hentinya juga dia mengucap rasa syukur.

eksekusi mati

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum yakni Noor Rachmad menyatakan bahwa pada pukul 00.45 WIB akan ada empat napi yang dieksekusi mati. Empat terpidana mati tersebut adalah Freddy Budiman asal Indonesia, Seck Osmane asal Senegal, Humphrey Ejike alias doctor asal Nigeria dan Michael Titus Igweh dari Nigeria.

Sepuluh napi lainnya yang masih berada di Nusakambangan dan menunggu proses selanjutnya untuk di eksekusi.

Humphrey Ejike alias Doctor dari Nigeria adalah otak dari peredaran gelap narkoba oleh sindikat narkoba di Depok pada tahun 2003. Dia ditangkap atas kepemilikan dan memperjual belikan sebanyak 1,7 kilogram heroin.

Seck Osmane asal Senegal tertangkap karena memiliki 2,4 kilogram heroin di dalam sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Dia telah divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri jakarta Selatan pada Juli 2014.

Freddy Budiman adalah pengedar narkoba yang terkenal cukup gesit. Setelah pada tahun 2009 tertangkap karena kepemilikan 500 gram sabu, dia kembali kedapatan menyimpan ratusan gram sabu pada tahun 2011. Masih belum habis masa tahanannya, dia tersangkut kasus Narkoba di Sumatera. Bahkan di balik jeruji Besi, Freddy masih bisa mengatur peredaran narkoba.

Michael Titus igweh asal Nigeria dihukum mati karena telah terlibat di dalam jaringan narkotika internasional. Dia tertangkap tangan memililki heroin sebanyak 5,8 kg pada tahun 2002.

baca juga :

Berita Hari Ini : Polri Nyatakan Kebenaran Atas Eksekusi Mati yang dilakukan Jumat Dinihari Tadi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here