Berita Terkini : Satu Warga Tewas Lantaran Program Relokasi Pengungsi Sinabung Ricuh !

0
978
Program Relokasi Pengungsi Sinabung

Berita Terkini : Satu Warga Tewas Lantaran Program Relokasi Pengungsi Sinabung Ricuh !

Indowarta.com– Program relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Desa Lingga, Kecamatan Sompang Empat, Kabupaten Karo diwarnai dengan kericuhan yang terjadi. Akibat dari kericuhan tersebut, satu orang warga meninggal dunia pada hari Jumat 29 Juli 2016.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sar Ginting di Medan pada Jumat malam mengatakan bahwa kerusuhan diawali dari pembakaran alat berat. Tidak hanya alat berat, tenda pos polisi di Desa Lingga yang digunakan sebagai lahan relokasi tahap kedua juga ikut dibakar.

Insiden ini terjadi karena pengembang yang akan membangun rumah untuk para pengungsi telah membongkar pagar untuk Program Relokasi Pengungsi Sinabung dari Desa Gurukinayan dan Desa Berastepu.

Setelah itu datanglah Sekretaris Desa Lingga Lotta Sinulingga di pos polisi yang ada di daerah tersebut. dia memprotes pembongkaran pagar yang dibangun warga setempat yang diklaim sebagai salah satu jalur lintas.

sinabung

Tidak lama kemudian datanglah sekitar 150 an warga Desa Lingga dan melakukan pemblokiran jalan yang berada di depan Pos polisi. akibat pemblokiran tersebut, jalan menjadi macet total. Setelah itu menjelang sore harinya warga mulai membuka pemblokiran jalan tersebut sambil menuju ke lokasi pagar pagar yang telah dibongkar untuk dilakukan pemasangan kembali.

Kurang lebih pukul 17.30 WIB, puluhan warga perempuan datang dan kembali mempertanyakan alasan diadakannya pembongkaran pagar tersebut. karena merasa mendapatkan alasan yang tidak tepat, para perempuan tersebut kembali melaporkan hal tersebut kepada para laki-laki yang ada di desa tersebut.

Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB datanglah ratusan warga menuju ke pos polisi sambil berteriak kalimat yang berisikan ancaman. Mengetahui kedatangan warga tersebut, sekitar 15 petugas polisi meminta bantuan kepada Polres Karo dan menyelamatkan diri.

Sebelum bantuan datang, warga telah terlebih dahulu membakar pos dan juga alat berat. Untuk mengetahui pelaku dari pembakaran tersebut, polisi telah menangkap warga yang berinisial ES, JS, NS, MS, dan JS.

Mengetahui bahwa ada warga yang telah ditangkap, masa kembali kembali ke kantor pollisi dan melakukan tindakan anarkis. Polsi pun menembakkan gas air mata agar tindakan anarkis terhenti.

Setelah warga bubar, diketahui ada seorang yang meninggal dunia. Namun identitas korban tersebut masih belum diketahui dan diperkirakan berusia 40 tahun.

baca juga :

Berita Terkini : Mewakili Pemerintah, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa Berikan Santunan Rp 140 Juta Kepada Korban Awan Panas Gunung Sinabung !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here