Berita Terkini : Tarif Listrik Bulan Agustus Turun, Cek Daftarya Berikut Ini !

0
876
tarif listrik

Berita Terkini : Tarif Listrik Bulan Agustus Turun, Cek Daftarya Berikut Ini !

Indowarta.com– Sebanyak dua belas golongan tarif listrik akan mengikuti mekanisme Tariff Adjustmen (TA) mengalami penurunan pada bulan Agustus 2016. Yang menjadi salah satu faktor turunnya tarif listrik ini adalah menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Turunnya harga minyak (Indonesia Crude Oil Price/ICP) juga turur memperlebar selisih penurunan tarif.

Pada bulan Juni 2016, Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar Rp 64,6 yang sebelumnya pada bulan Mei 2016 Rp 13.419,65 per USD dan kini menjadi Rp 13.355,05 per USD. Pada bulan Juni 2016 harga minyak mengalami penurunan USD 0,18 per barel dari yang sebelumnya pada bulan Mei 2016 sebesar USD 44,68 USD per barel dan kini menjadi USD 44,50 per barel.

Sementara itu inflasi pada bulan Juni 2016 mengalami peningkatan sebesar 0,4 persen. Sebelumnya pada bulan Mei 2016 sebesar 0,24 persen dan kini menjadi 0,66 persen.

Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (TTL) ini mengikuti penyesuaian seusai dengan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 31/2014 sebagaimana telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 9/2015.

tarif listrik

Di dalam Permen ini menyatakan bahwa penyesuaian diberlakukan pada setiap bulannya, menyesuaiakan dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar, harga minyak, dan juga inflasi bulanan. Sesuai dengan tarfiff adjusment, kemungkinan pada setiap bulannya tarif listrik akan mengalami penurunan. Entah tarif listrik akan naik atau turun itu berdasarkan tiga indikator tersebut.

Akibat dari perubahan tiga indikator ini, pada bulan Agustus 2016 tarif listrik di Tegangan Rendah (TR) kini menjadi Rp 1.410,12 perĀ  kWh, tarif listirik di Tegangan Menengah (TM) menjadi Rp 1.084,66 kWh, tarif tegangan tinggi (TT) menjadi Rp 971,01 kWh, dan yang terakhir tarif listrik layanan khusus menjadi Rp 1.593,78 per kWh.

Seperti yang diketahui bahwa Tarif Tenaga Listrik kini teridiri dari 37 golongan tarif. Ada 12 golongan tarif yang telah diberlakukan Tariff Adjusment yang tidak disubssidi oleh Pemerintah. 12 gologann tarif tersebut adalah :

  1. Rumah Tangga R-1/Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA
  2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
  3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
  4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
  5. Bisnis B-2/TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
  6. Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
  7. Industri I-3/TM daya di atas 200 kVA
  8. Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
  9. Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
  10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya di atas 200 kVA
  11. Penerangan Jalan Umum P-3/TR
  12. Layanan khusus TR/TM/TT

baca juga :

Berita Terkini : Sesumbar Haji Lulung Tak Jadi Potong Kuping Usai Ahok Deklarasikan Maju Lewat Jalur Parpol !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here