Berita Terkini : Reaksi Dingin Haris Azhar Saat Dilaporkan 3 Lembaga Negara Sekaligus Ke Bareskrim !

0
7752
Haris Azhar

Berita Terkini : Reaksi Dingin Haris Azhar Saat Dilaporkan 3 Lembaga Negara Sekaligus Ke Bareskrim !

Indowarta.comHaris Azhar yang kini menjabat sebagai Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tinda Kekeraan (Kontras) telah dilaporkan ke Bareskrim Polri. Dia dilaporkan terkait dengan kesaksian Freddy Budiman yang telah dibeberkan Haris ke media. Pihak yang melaporkannya adalah Kepolisian RI, BNN dan juga TNI.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul pada hari Rabu 3 Agustus 2016 pagi mengatakan bahwa laporan tersebut benar adanya. Total ada tiga laporan dari TNI, Polisi dan juga BNN. Laporan tersebut telah didaftarkan pada hari Selasa 2 Agustus 2016 kemarin.

Haris dituduh karena telah dinilai melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun Martinus masih enggan untuk mengungkapkan siapa yang telah mewakili tiga institusi tersebu yang telah melaporkan Haris. Martinus mengatakan “Nanti saja, tunggu konpers,”.

Haris Azhar

Pada sebelumnya, Haris mengaku bahwa dirinya telah mendapatkan kesaksian dari Freddy Budiman terkait dengan keterlibatan oknum pejabat dari Badan Narkotika Nasional, Polri , dan juga Bea Cukai di dalam peredaran narkoba yang dengan pelaku Freddy Budiman.

Menurut Haris, kesaksian Freddy tersebut telah disampaikan pada saat Haris Azhar memberikan pendidika HAM kepada masyarakat saat masa kampanye Pilpres 2014. Freddy bercerita bahwa dirinya hanyalah operator penyelundupan narkoba yang berskala besar itu.

Freddy telah menghubungi beberapa pihak pada saat akan mengimpor narkoba yang akan datang dari China tersebut.¬† kata Haris¬† yang mengulangi kesaksian dari Freddy “Kalau saya mau selundupkan narkoba, saya acarain (atur) itu. Saya telepon polisi, BNN, Bea Cukai, dan orang yang saya hubungi itu semuanya titip harga,”.

Menurut Haris, Freddy telah bercerita bahwa harga dari narkoba yang dibeli tersebut dari China dengan harga Rp 5.000 oleh sebab itu Freddy tidak menolak jika ada yang meitipkan harga atau mengambil keuntungan dari penjualan tersebut. Disebutkan bawah oknum aparat ini telah meminta keuntungan sebesar Rp 10.000 hingga Rp 30.000 kepada Freddy.

baca juga :

Berita Hari Ini : 10 Terpidana Mati Belum Dijadwalkan Eksekusi Oleh Kejaksaan Agung !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here