Berita Terkini : Begini Kronologis Bentrok Satpol PP Vs Polisi yang Tewaskan 1 Korban dan 18 Luka Luka !

0
3081
bentrok polisi vs Satpol PP

Berita Terkini : Begini Kronologis Bentrok Satpol PP Vs Polisi yang Tewaskan 1 Korban dan 18 Luka Luka !

Indowarta.com– Setidaknya ad 18 orang anggota dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar mengalami luka-luka dan juga satu anggota Sabhara Polda Sulsel Bripda Michael Abraman meninggal dunia akibat bentrok polisi vs Satpol PP. Bentrokan ini terjadi pada hari Minggu 7 Agustus 2016 sekitar pukul 00.03 WITA.

Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud di Makassar pada hari Minggu 7 Agustus 2016 menyebutkan bahwa semua total anggota yang mengalami luka ada 18 orang. Diantara mereka ada yang kritis dan masih dirawat di Rumah Sakit Stellar Maris.

18 anggota Satpol PP tersebut mengalami luka-luka setelah beberapa polisi menyerang ke kantor Balaikota Makassar. Salah satu anggota dari Satpol PP yakni Hamzah 34 tahun mengalami luka kritis. Luka tersebut dia dapat setelah dia mendapatkan penganiayaan serta tusukan dan akhirnya dirinya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

bentrok polisi vs Satpol PP

bentrok polisi vs Satpol PP ini terjadi pada dinihari ini. Hal ini merupakan imbas dari kejadian di Anjungan Pantai Losari Makssar pada hari Sabtu 6 Agustus 2016 pada pukul 19.40 WITA. Pada saat itu terjadi cekcok dan kemudian berakhir pada pelaporan penganiayaan oleh Satpol PP.

Wakapolrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait mengatakan bahwa insiden tersebut sudah berakhir pada pelaporan oleh anggota ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Makassar.

Menurut Hotman Sirait, kedua anggota tersebut yang mendapatkan tindakan tidak menyenangkan tersebut sudah memberikan contoh dengan langsung menuju ke SPKT melapor dengan disertai oleh bukti visum dari rumah sakit.

Langkah hukum sudah dilakukan oleh kedua korban yakni Bripda Hendrik dan juga Bripda Asmat dengan melaporkan Handryanto, Anggota Satpol PP yang melakukan penganiayaan. Pelaporan tersebut disampaikan sekitar pukul 20.10 WITA.

Permasalahan ini dikira sudah selesai karena kedua belah pihak sudah mengambil langkah untuk tidak terjadi gerakan yang bisa merusak keamanan kota.  Hotman mengatakan “Setelah kejadian itu, saya berkoordinasi dengan Kasat Sabhara untuk memerintahkan anggota agar tidak ada yang melakukan tindakan-tindakan di luar jalur hukum. Tidak ada perintah untuk melakukan penyerangan, yang melakukan itu atas nama orang per orang, bukan institusional,”.

baca juga :

Berita Hari Ini : Risma Tegaskan Tolak Ikut Pilkada DKI 2017 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here