Berita Hari Ini : Australia Bongkar Isi SMS dan Email Jessica Wongso !

0
26866
Jessica wongso

Berita Hari Ini : Australia Bongkar Isi SMS dan Email Jessica Wongso !

Indowarta.com– Kepolisian Australia atau yang disebut dengan Australian Federal Police (AFP) kini telah menyerahkan dokumen yang berisikan tentang Jessica Wongso, terdakwa kasus pembunuhan berencana dengan korban Wayan Mirna Salihin.

Di dalam dokumen yang diberikan oleh kepolisian Australia tersebut menyatakan bahwa Jessica Wongso telah menderita masalah kesehatan mental yang serius.  Jessica adalah Warga Negara Indonesia yang sudah selama 7 tahun tinggal di Australia.

Pada satu kesempatan, Jessica sedang berlibur di Jakarta dan ingin bertemu Mirna. Mirna sendiri merupakan teman kuliah di Bily Blue Design College Sydney. Kasus pembunuhan dengan menggunakan racun sianida ini terjadi pada tanggal 6 Januari 2016 yang lalu. Hingga saat ini Kejaksaan Indonesia masih belum menemukan titik terang mengenai kasus ini karena masih belum menemukan bukti yang cukup.

Menteri Kehakiman Australia telah menyetujui pemindahtanganan dokumen AFP di mana di dalam dokumen tersebut terdapat rincian perilaku dari Jessica. Di dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa Jessica memiliki perilaku yang labil dan buruk selama setahun sebelum dirinya dinyatakan sebagai terdakawa dalam kasus pembunuhan berencana ini.

jessica wongso

Dokumen tersebut didapatkan oleh ABC 7.30, sebuah program TV nasional Australia yang berisikan mengenai laporan intelijen polisi rahasia. Telah disebutkan bahwa Jessica pernah melakukan percobaan bunuh diri selama empat kali hingga dirinya memerlukan perawatan.

Tidak hanya itu, di dalam dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa Jessica telah diduga melakukan vandalisme, namun tidak cukup bukti untuk menuntutnya. Selain itu ada juga pesan singkat (SMS) dari Jessica Wongso yang bernada mengkhawatirkan untuk teman dan juga rekannya.

Lewat pesan singkat tersebut, dia telah memberi tahu kepada temannya bahwa dirinya akan melarikan diri dari Negeri Kanguru untuk menghindari biaya hukum dan juga dengan sebesar 15.000 dolar Australia atau setara dengan Rp 150,2 juta.

Sementara itu kuasa hukum Jessica yakni Yudi Wibowo telah menyebutkan bahwa dokumen tersebut telah disalahgunakan oleh polisi. Yudi mengatakan “Sebuah laporan ke polisi Australia telah diperlakukan sebagai kejahatan oleh polisi Indonesia — itu merupakan penyalahgunaan,”.

baca juga :

Berita Hari Ini : Penuturan Jujur Jessica Wongso Saat Ditanya Ketenangannya Dalam Menjalani Sidang Kasus Mirna !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here