Berita Terkini: Tanah Bergerak Akibat Curah Hujan Tinggi, Belasan Rumah Rusak Rawan Longsor!!

0
694
Tanah Bergerak-

Berita Terkini: Tanah Bergerak Akibat Curah Hujan Tinggi, Belasan Rumah Rusak Rawan Longsor!!

Indowarta.com– Curah hujan yang tinggi pada sepekan ini mengakibatkan kondisi tanah Bergerak. Sebanyak 18 rumah diketahui mengalami kerusakan. Warga pun Khawatir akan terjadi longsor sehingga rumah Mereka terancam Roboh.

Salah satu warga di dEsa tlaga Wera, Banjarnegara JAwa Tengah terlihat retak sekitar 5- 10 Cm. Tiang penyangga rumah miring dan sejumlah Fondasi mengalami Ambril. Kerusakan yang menimpa Sarwanto tersebut terjadi karena adanya pergerakan tanah sekitar pemikiman Warga.

Sarwanto juga mengatakan bahwa Ruang tamu dan juga ruang dapur mengalami kerusakan retak antara 5 sampai 10 Cm. ia kwatir jika hujan datang di malam hari dan takut rumah mereka akan ambrol akibat tanah bergerak.

Berdasarkan data yang ada dari badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarnegara ada sekitar 70 Persen wilayah Banjarnegar merupakan zona merah yang sangat rawandengan pergerakan Tanah dan Logsor. Masyarakat meminta semua waspada karena bencana sering datang dengan Tiba – tiba.Longsot

BPBD juga mengimbau kepada Warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Longsor kala memasuki musim Hujan. Warga juga dilarang membuat Kolam dan Genangan di daerah Rekahan tanah. Masyarakat juga mendapat himbauan untuk memperbaiki Drainase dalam menutup rekahan tanah di sekitar pemukiman.

Hujan deras juga terjadi di Wilayah Provinsi DIY dalam beberapa pekan ini dan membuat warga meningkatkan kewaspadaan akan bahaya Longsor. Ini terjadi seperti di wilayah PRambanan, Sleman. Di perbukitan Prambanan, setidaknya ada enam desa yang dihuni ratusan KK yang masuk dalam Zona Rawan Longsor.

Kepala bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pemantauan melalui Early Warning System (EWS) yang dipasang di tiga titik yaitu Dusun Gayam Desa Gayamharjo, Dusun Gungcilik, Sambirejo, dan satu di Desa Wukirharjo.

Apabila ada pergerakan tanah di wilayah tersebut, EWS akan merespons dan dapat dipantau melalui Pos Dalops. Ia mengatakan abhwa Warga yang berada di Wilayah rawan bisa segera di ungsikan. EWS akan mengeluarkan suara Sirine untuk memperingatkan Warga di sekitar daerah tersebut.

baca juga : Berita Terkini: Tanah Longsor Di Purworejo Sebabkan Rumah Hancur Dan 7 Orang Tewas !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here