Ruhut Dinonaktifkan Dari Partai Demokrat Lantaran Dukung Ahok ?

0
1717
ruhut

Ruhut Dinonaktifkan Dari Partai Demokrat Lantaran Dukung Ahok ?

Indowarta.comRuhut Sitompul telah dinonaktifkan dari posisi juru bicara parta Demokrat. Ada beberapa alasan yang telah membuat Ruhut dinonaktifkan sebagai juru bicara partai Demokrat.

Syarief Hasan Wakil Ketua Partai Demokrat mengatakan bahwa penonaktifan Ruhut ini telah melalui mekanisme partai. Namun mengenai alasan detinya, Syarief mengatakan bahwa hanya Ketua Umum Partai Demokrat yang tau yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang tahu.

Syarief di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada hari Senin 22 Agustus 2016 mengatakan “Ya benar itu. Semuanya diputuskan berdasarkan mekanisme partai. Kalau alasannya cuma Pak SBY yang tahu,”.

Syarief mengatakan bahwa hingga saat ini Ruhut masih menjadi kader Partai Demokrat. Selain itu Ruhut juga masih menjabat sebagai Koordinator Bidang Polhukam Partai Demokrat dan bukan lagi sebagai koordinator juru bicara.

ruhut

Syarief mengatakan bahwa mengenai alasan kenapa Ruhut dinonaktifkan bisa ditanyakan sendiri ke Dewan Kehormatan. Hal ini karena Dewan Kehormatan yang selalu melakukan pengawasan kepada kadernya.

Ketika Syarief ditanaya apakah Ruhut dinonaktifkan karena mendukung Ahok, Syarief mengatakan “Saya pikir bukan itu saja, tetapi yang jelas Dewan Kehormatan pasti mengawasi perjalanan setiap kader, jadi dan apapun keputusannya telah menjadi keputusan partai,”.

Disisi lain Ruhut juga telah menegaskan bahwa penonaktifan dirinya tidak akan mengubah sikapnya untuk mendukung cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama. Sebenarnya Ruhut sendiri telah menepis anggapan dirinya dipecar karena telah mendukung ke Ahok.

Menurut Ruhut, dirinya tidak menampik apabila memang ada pihak yang tidak suka dengan sikapnya yang mendukung Ahok. Tidak hanya itu, Ruhut juga menyebutkan bahwa ada pihak yang tidak suka dengannya sejak dia mendukung Joko Widodo di Pilpres tahun 2014. Ruhut mengatakan bahwa sudah ada pihak yang mendorong Ketua Umum parta Demokrat yakni SBY untuk memecat dirinya pada saat dirinya mendukung Joko Widodo.

Permintaan akan pemecatan tersebut kini semakin kerap muncul ketika dia secara terbuka telah mendukung Ahok di dalah Pilkada DKI Jakarta 2017.

baca juga :

Berita Terkini : Unggah Status Di FB Tentang Full Day School, Pria Ini Dilaporkan ke Polisi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here