Berita Terkini: LGBT Kian Marak, MPR Prihatin- Polri Kecam Aksi Propaganda!!

0
1032
LGBT

Berita Terkini: LGBT Kian Marak, MPR Prihatin- Polri Kecam Aksi Propaganda!!

Indowarta.com– Orang terpenting kedua di MPR RI Hidayat Nur Wahid cuma bisa geleng – geeng dengan banyaknya kasus LGBT, bahkan ada juga selebriti yang menjadi public figure malah terkena kasus perlakuan menyimpang ini.

Hidayat mengungkapkan keprihatinannya disela – sela audiensi bersama Rumpun Masyarakat betawi pada hari Jumat, 19 Februari 2016. Dirinya berkata bahwa banyak sekali yang berbicara masalah LGBT dan bahkan tidak sedikit pula yang kontra dengan LGBT, namun ditengah kisruh penolakan tersebut malah ada salah satu public figure yang melakukan hal tidak senonoh yang berkaitan erat dengan LGBT.

Wakil MPR RI tersebut juga mengakui bahwa kejadian luar biasa LGBT ini bukanlah masalah yang simple. Bahkan sudah ada lebih dari 3.000 anak – anak di Indonesia yang mulai terpengaruh LGBT seperti yang dikatakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yohana Susana Yembise.

Menteri PPA tersebut menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah kehadiran pemerintah untuk turut serta dalam melindungi warga negaranya. Perlindungan tersebut dapat diwujudkan dengan membuat undang – undang KUHP ataupun undang – undang khusus yang dapat membatasi dan menjelaskan tentang LGBT itu sendiri.

LGBT-

Perlindungan pemerintah selanjutnya adalah pemerintah harus siap dengan kejadian darurat yang menyangkut pada anak – anak Indonesia mengenai LGBT, jika terjadi sesuatu yang darurat maka pemerintah harus memutuskan semuanya secara darurat juga. Semua hal tersebut tidak boleh terlambat sedikitpun.

Selain itu, Yohana juga sangat menyayangkan Presiden Joko Widodo yang mengesahkan hukuman kebiri untuk pelaku kejahatan yang melibatkan anak – anak. Menurut pemikirannya, sebenarnya tidak semua kasus kejahatan pada anak dapat dieksekusi dengan hukuman baru tersebut.

Yang bisa dijadikan contoh adalah kasus Angeline dari Denpasar. Hukuman pengebirian tidak akan pantas untuk pelaku Angeline, yang paling pantas adalah menjatuhkan hukuman yang lebih berat lagi untuk kejahatan pada anak – anak.

Sementara itu Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti terus melakukan larangan pada setiap individu maupun kelompok LGBT untuk berkampanye. Hal tersebut dapat memicu kejadian darurat tak terduga yang bisa membahayakan berbagai pihak, salah satunya adalah anak – anak.

baca juga : Berita Terkini: Saipul Jamil Lecehkan ABG, Benarkah Termasuk LGBT?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here