berita Hari Ini : Harga Rokok Naik, Rugikan Tenaga Kerja ?

0
1560
harga rokok

berita Hari Ini : Harga Rokok Naik, Rugikan Tenaga Kerja ?

Indowarta.com- Kenaikan harga rokok tanpa adanya perhitungan dan juga mekanisme yang jelas ini akan merugikan industri dan juga para tenaga kerja. Sudarto yang merupakan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman (FSP RTMM) mengatakan bahwa apabila pertimabngan tersebut tidak didasari dengan riset dan juga pertimbangan yang jelas, hal ini akan memperburuk industri dan juga para tenaga kerja.

Menurut Sudarto, kenaikan tarif cukai sebesar 11,7 persen saja sudah berdampak pada pengurangan tenaga kerja sebanyak 32.279 orang pada kurun waktu tahun 2012 hingga 2015. Tentu saja kenaikan cukai akan berkali-kali lipat besarnya apabila harga rokok akan dinaikkan hingga Rp 50 ribu harga per bungkus rokok.

Harga Rokok

Para tenaga kerja tersebut adalah mereka yang datang dari industri kretek yang merupakan industri padat karya. Terlebih lagi dari mereka mempunyai jenjang pendidikan yang terbilang rendah. Sehingga apabila memang nanti mereka akan terkena PHK, maka mereka tidak mampu bersaing dan bekerja di industri yang lainnya. Hal ini juga sangat berbahaya.

Diketahui bahwa riset tentang kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) telah dilakukan. Hasil dari Riset tersebut telah memicu rasa khawatir dari industri, tenaga kerja, dan juga para petani tentunya.

Sduarto meminta agar riset yang dilakukan itu mencari solusi yang bijak, bukan malah memojokkan suatu pihak. Di dalam riset juga harus dicari jalan keluarnya. Apabila berdasarkan riset tersebut akan banyak tenaga kerja yang terkena PHK, maka siapa yang akan bertanggungjawab?

Selain itu, kenaikan harga rokok hingga Rp 50.000 ini akan mengakibatkan semakin banyaknya rokok ilegal yang akan beredar. Sudarto menyebtukan bahwa pada saat ini jumlah rokok ilegal berada di angka lebih dari 11 persen.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI) I Ketut Budiman mengatakan bahwa riset yang dilakukan oleh orang yang kontra dengan rokok maka akan menimbulkan ketidak adilan.

baca juga :

Harga Rokok Di Indonesia Sudah Lebih Mahal Sebenarnya Dibandingkan Negara Lain !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here