Berita Hari Ini : Penjual Kopi Jessica Dinilai Hanya Cari Sensasi, Pengacara Akan Ambil Jalur Hukum ?

0
2612
kopi jessica

Berita Hari Ini : Penjual Kopi Jessica Dinilai Hanya Cari Sensasi, Pengacara Akan Ambil Jalur Hukum ?

Indowarta.com– Seoroang pria asal Surabaya yakni S. Haris telah terinspirasi dengan kasus kopi bersianida dengan tersangka utama yakni Jessica Kumala Wongso. Haris telah membuat produk yang berlabel “Kopi Jessica” atau “Coffee Jessica”.

Produk kopi tersebut bahkan denganberani menghiasi kemasan produknya dengan wajah Jessica. Selain itu di dalam kemasan tersebut juga ada balon ucapan yang bertuliskan “Halo, Ngopi yuk” atau “Jangan lupa ajak teman-teman yah”. Tampilan dari kemasan Kopi Jesscia ini mengingatkan kita pada meme Jessica yang sempat beredar.

Haris menyebutkan bahwa poduk kopi Jessica miliknya ini sama sekai tidak megandung sianida. “100% biji kopi Asli. 0% SIANIDA,” begitu promosinya. Semenjak awal bulan Juli 2016 yang lalu produk ini sudah mulai dipasarkan dibawah bendera usaha miliknya yakni CV. Ras Muhammad Surabaya. Untuk proses produksi ini dilakukan di rumahnya yang terletak di wilayah Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.

12747729_1136842242992434_1710020416_n

Harsi telah memproduksi sebanyak tiga produk yakni Kopir Original yang dijual seharga Rp 15.000, Kopi mix Rp 15.000 dan Kopi Hijau untuk diet sehara Rp 60.000. Untuk setiap pembelian satu bungkus kopi Jessica ini akan mendapatkan bonus gelas kecil.

Haris sendiri mengaku bahwa dirinya mendapatkan idenya ini pada saat dirinya merasa gelisah untuk memikirkan bagaimana caranya mendapatkan penghasilan tambahan. Sebenarnya Haris sudah punya usaha lalin yakni berdagan es krim sebagai sajian di acara ulang tahun dan juga pernikahan. Namun dirinya mengaku bahwa belakangan ini omzetnya menurun dan dirinya harus memutar otak lagi untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Haris mengatakan “Saya itu lagi nonton televisi, dan lihat kasus Jessica. Muncullah ide untuk bikin (Kopi Jessica). Coba-coba saja,”. pada awalnya Haris hanya memasarkan produknya ini di toko kelontong sekitar Surabaya.

Memasarkan itu bukan hal yang mudah, sudah sering dirinya mendapatkan penolakan dari toko satu ke toko yang lain. Selain itu penjualannya pun jauh dari kata memuaskan.

Kemudian produk mulai dipasarkan melalui media sosial Fb dan mulai menemui pelanggan baru. Pesanan mulai berdatangan dari berbagai wilayah seperti Bandung, Solo, Jakarta hingga Kalimantan.

baca juga :

Bantah Hanya Pura Pura, Kuasa Hukum Jessica Wongso Ungkapkan Penyakit Yang Didertia Client nya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here