Berita Hari Ini: Menyibak Tabir Misteri Pemberi Suap Gubernur Sulawesi Utara Nur Alam Hingga Hartanya Berlimpah Ruah !

    0
    1067
    Nur Alam

    Berita Hari Ini: Menyibak Tabir Misteri Pemberi Suap Gubernur Sulawesi Utara Nur Alam Hingga Hartanya Berlimpah Ruah !

    Indowarta.com- Gubernur Sulawesi Tenggara yakni Nur Alam kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantas Korupsi atau KPK. Diduga dalam penerbitan Surat Keputusan (SK) dan izin dalam sektor pengelolaan sumber daya alam, Nur Alam ini telah menerima kick back atau yang disebut dengan komisi. Namun hingga saat ini KPK masih belum mengungkap siaja saja yang bermain dalam permainan yang dimainkan Nur Alam ini.

    Di dalam konferensi pers yang digelar pada saat penetapan tersangka Nur Alam yang telah digelar pada hari Selasa kemarin, Wakil Ketua KPK Laode M Syarief mengatakan bahwa dugaan terhadap tersangka lain kini telah merujuk pada korporasi dan juga pejabat yang lainnya. Namun hingga saat ini dirinya masih enggan mengungkap hal tersebut.

    Nur Alam

    Dalam kasus ini, Nur Alam diduga telah menyalahgunakan wewenang di dalam menerbitkan Surat Keputusan (SK) Persetujuan Percadangan Wilayah Pertambangan, Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi, dan SK Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi Menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB). Perusahaan tersebut adalah perusahaan yang melakukan penambangan nikel di Kabupaten Buton dan juga Bombana di Sultra.

    Selain itu Syarief juga menyebutkan bahwa akan ada dua bupati di keuda daerah itu yang akan mendapatkan panggilan dari KPK. Diduga bahwa dua bupati ini telah memberikan rekomendasi kepada Nur Alam terkait dengan izin yang diberikan ini.

    Syarief mengatakan bahwa ada beberapa pejabat yang telah memberikan rekomendasinya mengenai hal ini. Hal ini karena lokasinya berada di dua lokasi kabupaten sehingga ada rekomendasi dari dua pimpinan kabupaten terhadap gubernur. Bupati tersebut akan dimintai keterangan oleh KPK juga.

    Sejak tahun 2008 yang lalu Nur Alam telah menjadi Gubernur Sultra. Kemudian dirinya kembali terpilih pada periode yang saat ini masih berjalan. Sementara itu KPK menduga bahwa sejak tahun 2009 Nur alam sudah melakukan tindakan ini sampai tahun 2014.

    baca juga :

    Ditetapkan Sebagai Tersangka, Nur Alam Sebenarnya Sudah Diusut Kejaksaan Sejak Tahun 2014 !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here