Berita Terbaru: Psikolog Himbau Masyarakat Tak Tanggapi Berlebihan Nabi Isa Palsu !!!

0
1085
Nabi Isa Palsu

Berita Terbaru: Psikolog Himbau Masyarakat Tak Tanggapi Berlebihan Nabi Isa Palsu !!!

Indowarta.com– Pengamat Psikologi Sosial, Intan Erlita mengaku bahwa Kaget dengan adnya pengakuan dari Jari yang mengklaim menerima Wahyu daru Tuhan. Lalu ia ditunjuk menjadi Nabi Isa Habibullah. Akan tetapi banyak kalangan bahwa Nabi Isa Palsu itu adalah Sesat.

Menurut Intan,  pengakuan Jari, Pria asal Jombang Jawa Timur ini tidak perlu ditanggapi berlebihan di kalangan Masyarakat. Hal ini lantaran Jari sengaja mencari perhatian Publik dengan adanya peristiwa Gerakan Fajar Nusantara yang telah mendapatkan Fatwah Sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Intan juga mengatakan bahwa Jari itu ngawur. Masyarakat jangan menanggapi berlebihan karena Nabi Isa Palsu itu sengaja agar di blow up sama media karena adanya peristiwa Gafatar, pengen terkenal mungkin.

Intan juga menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama harus mengambil Tindakan terhadap Ulah menyimpang Nabi Isa Palsu dari Jombang ini. Sehingga tidak ada lagi yang terpengaruh oleh pengakuannya tersebut.

Ia mengatakan Pemerintah harus tangan. Harus segera ditelaah pengakuan Jari ini agar tidak ada yang terpengaruh. Takutnya banyak yang sesat kayak Gafatar gitu.

Diketahui bahwa Nabi Isa Palsu yang bernama Jari dari Jombang Jawa Timur ini mengaku sebagai Nabi Isa Habibullah. Ia menerima Wahyu dari tahun 2005 dan lebih dari 100 pengikut ajarannya menatakan percaya sehingga menjadi pengikutnya.

Nabi Isa Jombang

Sementara itu, M Mas’ud sebagai Kepala Bakesbangpol Linmas Kabupaten Jombang malah mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak pernah menyelidiki keberadaan dari kelompok yang dipimpin Nabi Isa Palsu tersebut tersebut.

Bahkan Mas’ud baru tahu adanya Nabi Isa Palsu dari Jombang setelah Kantor Kemenag Jombang menginformasikan pada dirinya. Dirinya juga berdalih bahwa tugas mengawasi aliran keagaan bukanlah bagian dari urusan Bakesabangpol Linmas.

Nabi Isa Palsu ini mengatakan bahwa dirinya telah menerima sebuah wahyu ketika sedang melakukan shalat malam disebuah Pondok Pesantren di Desa Brangka, Sooko, Mojokerto pada tahun 2004. Setelah kejadian tersebut dirinya langsung mendirikan Pondok Pesantren Kahuripan Ash Shiroth.

Didalam pondok pesantren tersebut Nabi Isa Palsu ini mulai menyebarkan ajaran dan wahyu yang diterimanya kepada puluhan pengikutnya. Dalam ponpes ini diadakan 2 kali pengajian dalam sebulan. Para pengikutnya juga menganggap bahwa anak pertama dari Nabi Isa dari Jombang adalah Imam Mahdi.

baca juga : Berita Terkini: Nabi Palsu Di Jombang Kelanjutan Gafatar,Ini Alasan Pengikutnya Percaya Pada Jari !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here