Berita Hari Ini : Perlukah Syarat Caleg Artis Diperketat ?

    0
    883
    caleg artis

    Berita Hari Ini : Perlukah Syarat Caleg Artis Diperketat ?

    Indowarta.com– Kehadiran para artis di panggung politik yang khususnya berada di parlemen (DPR atau DPRD) kini kembali mendapatkan gugatan. Kehadiran para artis ini diduga hanya sebagai pelengkap saja atau hanya untuk mengumpulkan suara. Hal ini bertujuan agar partai politik bisa memenuhi syarat ambang batas untuk memperoleh kursi parlemen.

    Oleh sebab itu, beberapa hari ini telah beredar wacana untuk memperketat syarat artis yang akan menjadi bakal calon anggota legislatif atau caleg. Namun, apakah hal ini memang diperlukan ?

    Sebenarnya tanpa perlu adanya wacana tersebut, syarat untuk menjadi caleg sebaiknya lebih diperketat lagi. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja dan juga citra parlemen yang masa mendatang agar lebih baik lagi. Tidak hanya mengandalkan popularitas yang mereka miliki, bakal caleg seharusnya juga memenuhi sejumlah syarat yang berlaku.

    Kapabilitas dan juga kompetensi haru dimiliki oleh setiap caleg. Selain itu mereka juga harus memahami tugas pokok dan juga fungsi sebagai wakil rakyat, memiliki visi kebangsaan, serta mempunyai rekam jejak karakter yang baik.

    caleg artis

    Proses perekrutan bakal caleg yang memenuhi syarat seperti itu merupakan tugas utama dari partai politik. Oleh karena itu, dinilai syarat pengajuan caleg ini perlu dimasukkan ke dalam UU Pemilu mendatang.

    Hal itulah yang telah dikemukakan oleh peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus, Ketua KoDe Inisiatif Veri Junaidi, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat, dan Direktur Eksekutif Indonesia Parliamentary Center (IPC) Ahmad Hanafi pada hari Rabu 24 Agustus 2016 di Jakarta.

    Terkait dengan upaya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengatur persyaratan calon legilatif bahkan akan memperberatnya, Lucius Karus sangat setuju dengan hal tersebut. Berawal dari evaluasi pelaksanaan pemililhan anggota legilatif pada periode sebelumnya yang khususnya pada era sistem pemilu proporsional terbuka, publik memang selalu membuat kritik tentan kehadiran sebagian besar caleg yang dianggap tidak mempunyai pengalaman sebagai kader partai politik ada sering disebut dengan caleg dadakan.

    Yang membuat lebih aneh lagi adalah pada saat proses seleksi di internal parpol, kebanyakan dari caleg dadakan terebut malah mendapatkan prioritas. Pada umumnya mereka adalah caleg yang mempunyai modal besar atau popularitas banyak.

    baca juga :

    Ditetapkan Sebagai Tersangka, Nur Alam Sebenarnya Sudah Diusut Kejaksaan Sejak Tahun 2014 !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here