berita Terkini :Pelajaran Yang Bisa Diambil Dari Teror Bom Di Medan !

0
2182
Bom Medan

berita Terkini :Pelajaran Yang Bisa Diambil Dari Teror Bom Di Medan !

Indowarta.com– Eva Kusuma Sundari yang merupakan anggota Kaukus Pancasila dari Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa teror bom di Gereja Katolik Santo Yosep, Medan, ini telah menunjukkan bahwa lemahnya program deradikalisasi yang selama ini tengah dilakukan oleh pemerintah.

Menurut Eva, dalam memberantas penyebaran kebencian dan menghapuskan aksi teror pemerintah telah gagal dalam hal ini. Eva mengatakan bahwa program deradikalisasi ini tidak mampu untuk mencegah meluasnya siar kebencian di tengah masyarakat ini.

Pada hari Senin 29 Agustus 2016 dalam keterangan tertulis, Eva mengatakan bahwa Siar kebencian ini yang telah meluas akan mendorong berbagai macam aksi teror dengan sasaran acak. Baik teror itu dilakukan oleh individu maupun sebuah kelompok.

Hal inilah yang membuat Kaukus Pancasila mendesak agar program deradikalisasi bisa diorientasikan untuk melawan siar kebencian. Eva mengatakan teror di Medan itu telah menyebabkan rasa takut kepada umat Katolik yang hendak melaksanakan ibadahnya dalam suasana aman walaupun teror tersebut tudak menilmbulkan korban jiwa.

Menurut Eva bahwa aksi tersebut merupakan salah satu bagian dari perang proksi. Pasalnya sang pelaku ini masih berusia remaja dan otaknya telah dimanipulasi sehingga dirinya berani melakukan hal tersebut. Selain itu pihak poilsi juga diminta untuk mengunkap otak dibalik percobaan pembunuhan terhadap pastor Albers S Pandiangan dan juga upaya pengeboman.

Bom Medan

Eva mengatakan “Jangan biarkan anak-anak Indonesia terus menjadi korban manipulasi pihak tertentu yang mengambil keuntungan dalam perang proksi ini,”. Sejalan dengan Eva, anggota Kaukus Pancasila Maman Imanulhaq yang berasal dari fraksi PKB juga menegaskan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Polri harus bertanggunajawab atas lengahnya aparta mereka.

Dirinya mengaku merasa prihatin atas kinerja intelijen yang tidak mampu untuk mendeteksi sebelum aksi tersebut terjadi. Selain itu Kementerian Agama juga dinilai tidak mampu membangun budaya budaya toleransi di masyarakat khususnya pada generasi muda.

Percobaan Bom bunuh diri ini terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep. Saat itu Pastor hendak menyampaikan Khotbah di depan mimbar. Kemudian secara tiba-tiba pelaku berjalan ke arah pastor dan menghunus pisau.

baca juga :

Berita Terkini : Sidang ke-15 Jessica Wongso Akan Dilanjutkan Hari Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here