Berita Hari Ini: Usai Dipilih Jadi Ketum PARFI, Gatot Brajamusti Dicokok Polisi Terkait Kasus Obat Terlarang !

0
1177
Gatot Brajamusti

Berita Hari Ini: Usai Dipilih Jadi Ketum PARFI, Gatot Brajamusti Dicokok Polisi Terkait Kasus Obat Terlarang !

Indowarta.com– Polisi telah berhasil menangkap Gatot Brajamusti atau yang sering dipanggil dengan sapaan Aa Gatot dan Dewi Aminah di Hotel Tulip kamar nomor 1100 Jalan Jenderal Sudirman No.4 Selaparan, Mataram, NTB. Mereka berhasil ditangkap pada hari Minggu 28 Agustus 2016 pada pukul 23.00 WIB.

Ironisnya Gatot ditangkap setelah dirinya terpilih kembali menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) untuk periode 2016 hingga 2021. Dirinya kemballi terpilih pada kongres yang digelar ke 15 yang digelar di Kota Mataram, NTB pada hari Minggu 28 Agustus 2016.

Berdasarkan hasil voting oleh 542 peserta, Gatot telah berhasil kembali terpilih menjadi ketua PARFI. Dukungan yang diperoleh Gatot adalah sebanyak 464 suara dan mengalahkan pesaingnya yakni Andre Davinci dengan jumlah suara sebanyak 78 suara.

Irjen Boy Rafli Amar yang menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri telah membenarkan akan berita penangkapan Gatot dan Dewi Aminah ini beberapa jam setelah Gatot terpilih menjadi ketua PARFI. Boy mengatakan “Keduanya diamankan oleh tim gabungan dari Satgas Merah Putih, Polres Mataram, dan Polres Lombok Barat,”.

Gatot Brajamusti

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa mereka kerap mengadakan pesta obat haram, Boy berhasil mengamankan Gatot Brajamusti beserta Dewi Aminah.

Tidak hanya mengamankan mereka berdua, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa saut buah klip plastik berbentuk kristal putih, satu unit alat hisap atau bong, satu buah pipet kaca, dua sedotan, satu korek gas untuk membakar bong, dua dompet, sejumlah uang dan juga ponsel.

Sedangkan dari Dewi Aminah, polisi telah berhasil menyita barang bukti yakni satu buah klip plastik yang berwarna putih diduga adalah, satu buah alat hisap atau bong, dua pipet kaca, empat sedotan, lima korek gas untuk bakar bong, satu dompet, ponsel, satu strip obat dan juga dua alan kontrasepsi.

Seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Polres Mataram, NTB. Kasus ini ditangani oleh Polres Mataram.

baca juga :

berita Terkini :Pelajaran Yang Bisa Diambil Dari Teror Bom Di Medan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here