Berita Terkini : Indonesia Membutuhkan Banyak Tambahan Kuota Haji !

0
869
Indonesia Membutuhkan Banyak Tambahan Kuota Haji

Indonesia Membutuhkan Banyak Tambahan Kuota Haji !

Indowarta.com – Beberapa waktu lalu tersiar kabar jika para jemaah haji Indonesia sebanyak 185 jemaah tertangkap di Fillipina. Karean aoal kasus ini lah Sekretaris Jenderal Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Muhammad Jafar Hafsah turut berkomentar, menurut dia di butuhkan beberapa terobosan khusus untuk mengatsi persoalan waktu pemberangkatan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi, yng selama ini di ketahui jika pemberangkatan tidak bisa di lakukan secara cepat.

“ Insiden yang seperi demikian sangat menyedihkan hati seluruh publik bangsa dan juga negara, semua ini terjadi karena penyelenggaraan haji masih belum di tanggapi dengan baik, menajemen pun juga tidak berjalan lancar, pengawasan terhadap jemaah haji juga masih kurang dan terbilang lemah,” ujar Jafar.

Pihak ICMI sangat berharap agar Kemnetrian Agama mampu memotong mata rantai supaya  orang tidak terlalu lama untuk waktu memberangkatkan para jemaah haji, sebenarnya akar dari masalah ini ada di sini. Jafar juga berujar jika di perlukan tindakan khusus bagi Indonesia dengan cara menambah kuota haji, bahkan jika perlu melampaui angka proporsional juga tidak apa-apa.

-jemaah-haji-indonesia-ditangkap-imigrasi-filipina

Seperti yang telah di ketahui jika negara Indonesia mayoritas penduduknya beragama Muslim. Mka dari itulah permintaan akan haji otomatis juga semakin besar, namun ketersediaan kuota haji yang dapat di berangkatkan setiap tahunya hanya relatif kecil. Palagi setelah terjadi pembangunan Masjidil Haram, kuota haji lebih di perkecil lagi, akibtnya pembarangkatan jemaah haji semakin sedikit.

Jemaah haji yang di berangkatkan ke Mekkah, awalnya menunggu hingga 10 tahun, lalu berangsur-angsur lagi hingga menunggu 20 tahun, malah lebih mirisnya lagi ada daerah yang sampai menungu hingga 30 tahun baru bisa berangkan ke Tanah Suci.

“ Sebuah keinginan yang tinggi, disertai dukungan dana yang cukup untuk berangkat haji akan tetapi kuota masih jadi masalah utama, dan kalupun berangkat nanti nya sudah tidak muda lagi, atau mungkin sudah meninggal baru mendapatkan jatah berangakat haji,” tutur Jafar.

Seperti yang telah di ketahui, bahwa data terakhir yang di catat oleh Polri, terdapat sebanyak 185 calon jemaah haji Indonesia di tengkap di Bandar Usaha Internasional Ninoy Aquino pada Jumat 19 Agustus 2016 lalu, mereka semua di tangkap karena menggunakan paspor Fillipina . Semua nya terungkap bermula ketika petugas, setempat mencurigai mereka keran tidak bisa bahasa tagalog , hanya bisa bicara dalam bahasa Inggris.

Baca Juga :  177 Jamaah Haji Indonesia Di Filipina Akan Dipulangkan Setelah Bulan Agustus !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here