Berita Terkini: Pernyataan Mengejutkan Ahli Patologi dalam Sidang ke-18 Jessica Wongso, Mirna Meninggal Bukan Karena Sianida !

0
1260
jessica Wongso

Berita Terkini: Pernyataan Mengejutkan Ahli Patologi dalam Sidang ke-18 Jessica Wongso, Mirna Meninggal Bukan Karena Sianida !

Indowarta.com– Ahli Patologi Forensik dari Universitas Queensland, Brisbane, Australia yakni Profesor dr Beng Beng Ong menyebutkan bahwa analsisi mencengangkan di sidang yang digelar ke 18 kematian Wayan Mirna Salihin.

Ahli Forensik yang pernah turun tangan pada proses identifikasi korban perang saudara yang terjadi di Kosovo dan juga korban Bom Bali I ini mengatakan bahwa kemungkinan besar Mirna meninggal dunia bukan karena racun sianida.

Dengan menggunakan bahasa Inggris, Beng Beng Ong mengatakan “Saya akan mengatakan bahwa sangat besar kemungkinannya kematian (Mirna) ini tidak disebabkan sianida,”. Beng Ong telah menjelaskan bahwa tiga analisis yang telah dia lakukan akhirnya melahirkan kesimpulan tersebut.

Berdasarkan literatur dan juga pengetahuan yang telah dia miliki menyebutkan bahwa biasanya orang yang meninggal dunia akibat dari sianida, di lambungnya terdapat 1.000 miligram per liter bahkan lebih senyawa NaCn (natrium sianida). Sementara itu di lambung Mirna hanya terdapat 0,2 miligram per liter sianida.

Beng Ong menyebutkan bahwa jika seseorang meninggal dunia karena sianida, tingkat sianida yang ditemukan di lambungnya bisa mencapai 1.000 mililgram per liter. Dirinya mengacu pada laporan kasus Mirna hanya ada sebanyak 0,2 miligram per liter sianida. Pada lambung tingkatnya sangat lemah.

jessica Wongso

Kemudian Beng Ong juga mengatakan bahwa organ hati empedu orang yang meninggal dunia karena sianida biasanya positif mengandung sianida. Walaupun sifat sianida bisa dipastikan akan cepat menguap pasca kematian. Hal ini bukan berarti bahwa kadungan sianida menghilang begitu saja.

Selain pada lambung, kandungan sianida di hati dan empedu seharusnya juga positif. Kematian memang bisa mengurangi sianida namun tidak sampai pada tingkat sama sekali tidak bisa dideteksi.

Dalam kasus ini, Ahli Toksikologi Forensik dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Kombes Nur Samran Subandi telah menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap sampel jaringan empedu dan hari Mirna telah negatif mengadung sianida.

baca juga :

Berita Terkini: Babak Baru Sidang Kasus Jessica Wongso Digelar Lagi Hari Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here