Berita Terkini: Presiden Jokowi Minta Tambahan 10.000 Kuota Haji Untuk Indonesia Ke Arab Saudi, Boleh?

    0
    1596
    jemaah haji indonesia

    Berita Terkini: Presiden Jokowi Minta Tambahan 10.000 Kuota Haji Untuk Indonesia Ke Arab Saudi, Boleh?

    Indowarta.com– Presiden Joko Widodo telah meminta kepada Pemerintah Arab Saudi agar menambah jumlah kuota haji Indonesia sampai dengan 10.000 orang. Tidak hanya itu saja, Jokowi juga meminta kepada Pemerintah Arab Saudi agar kuota haji dari negara lain yang tidak dipakai bisa digunakan oleh jemaah Haji asal Indonesia.

    Hal tersebut juga telah ditegaskan oleh Pramono Anung yang menjabat sebagai sekretaris kabinet di Kompleks Istana Negara pada hari Jumat 9 September 2016. Pramono menyebutkan bahwa permintaan tersebut telah disampaikan oleh Presiden langsung ke Pangeran Abdullah di sela-sela KTT G-20 yang digelar pada pekan lalu.

    Selain itu presiden juga meminta agar jemaah haji Indonesia yang sudah berangkat dari negara tetangga juga ikut ditangani.

    Pada tahun ini, pemerintah sendiri sudah menetapkan kuota haji tidak lebih dari 155.200 anggota jemaah. Salah satu penyebab terjadinya kasus 177 WNI yang menggunakan jalur Filipin untuk naik haji secara ilegal adalah kurangnya kuota haji dan juga daftar tunggu yang begitu lama.

    haji

    Pramono mengatakan bahwa permintaan tersebut dilayangkan oleh Presiden sebagai salahs satu upaya mengurangi masa tunggu haji yang sangat lama. Sekarang untuk berangkat haji harus menunggu waktunya yang bisa mencapai 20 tahun lamanya.

    Sementara itu terkait dengan kasus pemberangkatan haji melalui Filipina telah ditengarai dilakukan oleh sebuah jaringan yang telah memanfaatkan sisa kuota haji dari Filipina yakni kurang lebih sekitar 2.000 kuota sisa.

    Salah satu anak Soekamti Soepardi Atmadji yang merupakan calon haji korban penipuan yakni Rizki menyebutkan bahwa ayahnya tersebut telah ditawari berangkat haji lewat Filipina oleh Nuruh Huda atau yang disapa dengan Gus Huda yang merupakan pemilik dari biro perjalanan Haji Arafah.

    Biro perjalanan tersebut adalah salah satu dari tujuh biro perjalanan dari tujuh agensi yang telah dicurigai oleh Polri karena diduga telah terlibat dalam pemberangkatan calon jemaah haji melalui jalu Filipina. Tujuh biro perjalanan tersebut adalah PT Taskiah, PT Aulad Amin, PT Aulad Amin Tours Makassar, Travel Shafwa Makassar, Travel Hade El Barde, dan KBIH Arafah Pandaan.

    baca juga :

    Berita Hari Ini: Mengaku Khilaf Saat Dicokok KPK, Bupati Banyuasin Akan Berangkat Haji Dengan Uang Korupsi ?

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here