Berita Hari Ini : Kronologi Guru Tewas Diserang Kelompok Bersenjata, Oknum Brimob Dikirim ke Puncak Jaya

0
596
penembakan
Copyright©ilustrasi penembakan

Berita Hari Ini : Kronologi Guru Tewas Diserang Kelompok Bersenjata, Oknum Brimob Dikirim ke Puncak Jaya

indowarta.com- Sungguh tragis atas apa yang dialami oleh Ersa 30 tahun yang merupakan guru honorer di SD Negeri Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Dirinya telah meninggal dunia karena telah mendapatkan tembakan dari orang yang tidak dikenal pada hari Senin malam tanggal 12 September 2016 sekitar pukul 19.00 WIT.

Pada saat kejadian tersebut, telah diketahui bahwa korban sedang mengojek. Di bagian leher sebelah kanannya terdapat luka tembak yang menembus ke hidung sebelah kanan. AKBP. Hotman Hutabarat yang merupakan Kapolres Puncak Jaya mengatakan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Korban ditemukan di Jalan Karubate dan kini jenazahnya sudah berada di Rumah Sakit Mulia untuk diautopsi.

Hotman mengatakan bahwa pada saat ini pihak polisi beserta dengan anggota TNI sedang melakukan sterilisasi di Jalan Karubate untuk melakukan olah TKP. Polisi bersama dengan aparat TNI kini sedang melakukan pengejaran di sekitar pokasi kejadian. Namun karena mendapatkan kendala kondisi geografis dan juga cuaca yang tertutup kabut, pengejaran ini menjadi tidak optimal.

penembakan
Copyright©penembakan

Hotman mengatakan bahwa pihaknya kini sudah melakuan penyisiran di sekitar lokasi penembakan tersebut. Namun penyisiran tersebut masih belum bisa membuahkan hasil karena tempat yang sangat gelap. Selain itu kondisi Geografis dan juga cuaca dari Puncak Jaya juga tertutup kabut pada malam harinya.

Kemudian Kepala Seksi Intelijen Kodim 1714/Puncak Jaya, Kapten Daniel Sine menyebutkan bahwa setelah korban dievakuasi. Saat dilakukan evakuasi, Daniel menyebutkan bahwa sudah tidak terdengar suara tembakan.

Diduga bahwa pelaku sudah melarikan diri setelah melakukan penembakan tersebut. Korban kini sudah dievakuasi dan telah dibawa bersama dengan delapan anggota ke RS Mulia untuk dilakukan autopsi.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa pada saat ini dua regu pasukan Brimob telah dikirim ke Kawasan Mulia untuk memperkuat pasukan yang ada untuk mengejar kelompok bersenjata yang menembak seorang guru honorer tersebut.

baca juga :

Berita Terkini: Akun FB Dibanjiri Sindiran, Mario Teguh Seakan Tak Dipercaya Lagi Usai Campakkan Anak Sendiri ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here