Berita Terkini: Google Kembali Dibelit Kasus Pajak Saat Di Indonesia !

0
1088
google
Copyright ©liputan6

Berita Terkini: Google Kembali Dibelit Kasus Pajak Saat Di Indonesia !

Indowarta.comGoogle yang telah diberitakan terkena kasus pelanggaran pajak di Indonesia, dan hal ini masih dalam penyelidikan dengan dugaan tersebut. Dan juga diaggap belum menjadi badan usaha tetap (BUT).

“Kami akan meningkatkan tahapan ke investigasi karena mereka menolak diperiksa. Ini merupakan indikasi adanya tindak pidana,” ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Hanif, Kamis (15/9/16).

Dalam hal ini Google Indonesia masih belum masuk dalam wajib pajak. Dan pihaknya juga telah membuat kantor perwakilan yang didirikan di Indonesia, akan tetapi kantor ini bukanlah kantor tetap. Oleh karena itu, pendapatan negara sendiri tidak terpengruh dengan adanya transaksi bisnis tersebut yang ada di Indonesia.

Direktorat Jendral Pajak Kementrian Keuangan yang akan terus melakukan usaha untuk kewajiban perpajakan yang belum secara penuh dilakukan bisnis periklanan di Indonesia ini. Dan mereka juga melakukan penolakan untuk diperiksa, dan juga menolak untuk ditetapkan sebagai badan usaha tetap.

Sehingga dengan hal ini, Hanif akan melakukan tindakan keras kepada  Google Indonesia. Dengan adanya kantor perwakilan dan menolak untuk ditetapkan sebagai BUT. Oleh Karena itu transaksi yang dilakukan tidak pernh mendapatkan potongan PPN dan PPh-nya.

google
Copyright ©google

Juru bicara Kementerian Kominfo, Noor Iza yang membenarkan bahwa keberadaan Google di Indonesia adalah sebuah kantor perwakilan saja, sedangkan untuk terjadinya transaksi pun dilakukan di negara Singapura.

Melarikan uang transaksi ke Singapura memiliki tujuan tertentu, hal ini dilakukan untuk bebas dari biaya pajak dari Indonesia, sehingga mereka tidak perlu membayar pajak dari transaksi yang telah dilakukan.

“Kita berharap Google akan bisa arif dalam masalah bisnis ini dan memberikan kesetaraan. Transaksi-transaksi jangan di-pool di negara tertentu saja, yang (berakibat) merugikan negara-negara yang memberikan expenditure-nya ke Google,” ujar Noor Iza.

Sedangkan dari pihak juru bicara Google Indonesia yang telah mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mematuhi peraturan membayar pajak yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Indonesia, dan perusahaan tersebut sudah diakui bahwa menjadi badan usaha yang berdiri di Indonesia.

“PT Google Indonesia telah beroperasi sebagai perusahaan Indonesia sejak tahun 2011. Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia dan telah dengan taat membayar semua pajak yang berlaku di Indonesia,” ujar Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjakusuma, Jumat (16/9/16).

baca juga : Berkenalan Dengan Sosok Jean Batten, Wanita Penerbang Pertama yang Masuk Dalam Google Doodle Hari Ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here