Berita Terkini: Payungi Kalijodo Dari Penggusuran, Razman Lakukan Beberapa Strategi ‘Hebat’ Berikut Ini!!

0
1141

Berita Terkini: Payungi Kalijodo Dari Penggusuran, Razman Lakukan Beberapa Strategi ‘Hebat’ Berikut Ini!!

Indowarta.com– Pengaraca Warga Kalijodo, Razman Arif Nasution menggugat surat peringatan pertama atau yang disebut SP1 yang telah dikeluarkan oleh Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi untuk warga di kawasan tersebut.

Dengan mengatasnamakan Warga Kalijodo, ia mendaftarkan gugatan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN Jakarta di hari Senin 22 Februari kemarin. Dalam gugatan yangdilayangkan oleh Razman ke PTUN merupakan cara yang digunakan dalam upaya untuk membatalkan rencana penggusuran di kawasan Kalijodo.

Dan pada pekan lalu, ia juga sempat menyambangi gedung DPRD KDI Jakarta untuk menyampaikan Aspirasinya dan di terima oleh Salah satunya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung. Dan jika tidak berhalangan, Razman juga akan mendatangi Komisi II DPR RI yang juga masih akan membahas hal yang sama.

Di Komisi II ia akan meminta agar Komisi II DPR RI mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatalkan rencana Penggusuran di Kawasan Kalijodo.

Namun tidak hanya itu, ia juga berencana untuk mengadukan kasus ini  jika tidak di indahkan warga yang memiliki Sertifikat lahan. Nantinya Razman juga akan membeberkan Sertifikat – Sertifikat lahan yang sah milik Warga Kalijodo kepada Publik dan juga pihak terkait.

Razman

Ia mengatakan bahwa Melihat Pemerintahan Ahok yang tidak mengindahkan Undang-Undang Agraria ini, tentu Warga ingin mendesak agar Menteri Agraria dan Kepala BPN turun tangan.

Untuk Gugatan di PTUN, ia juga menilai bahwa SP 1 yang diterbitkan pada hari Kamis 22 Februari ini tidak berlaku menyeluruh, tetapi hanya berlaku untuk sekelompok orang saja.

Menurutnya,surat edaran itu hanya ditunjukkan kepada para pemilik bangunan, para pemilik Usaha dan pekerja Rumah Tangga di Kalijodo. Ia mempermasalahkan tentang bagaimana jika Warga yang lain yang berada di Kalijodo bukan pemilik bangunan, bukann pemilik Usaha dan juga Pekerja Rumah tangga.

Surat peringatan yang dikeluarkan oleh Wali Kota Jakarta Utara akan berlaku hingga Kamis 25 Februari 2016. Surat tersebut berisi agar Warga Mengosongkan atau membongkar sendiri bangunannya yang berada di Kalijodo.

baca juga : Berita Terkini: Kalijodo Digusur, Wanita Tuna Susila Ancam Turun Jalan Tanpa Busana !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here