Berita Terkini: Gara Gara Status FB Berbau SARA, Picu Kekerasan Di Perbatasan Madina Tapanuli Selatan !

0
1062
bentrok
Copyright ©Liputan6

Berita Terkini: Gara Gara Status FB Berbau SARA,  Picu Kekerasan Di Perbatasan Madina Tapanuli Selatan !

Indowarta.com – Sataus FB (Facebook) yang telah memicu terjadinya aksi kekerasan, dan hal ini berakibat dari provokasi sentimen suku ras agama dan antargolongan (SARA). Kali ini postingan ktersebut telah mengakibatkan bentrokan antar kampung di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut).

Dan 4 orang yang telah mengalami luka akibat dari kekerasan yang dipicu dari FB ini, koban-korban itu berasal dari Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Tapsel. Sementara, ada 4 rumah di Desa Huta Pardomuan, Sayur Matinggi, Tapsel yang telah di rusak saat aksi tersebut terjadi.

WAJIB BACA :  FB Luncurkan Fitur Baru Pesan Makanan Layaknya Go Food!

“Hingga saat ini korban jiwa nihil. Situasi kamtibmas sudah aman, terkendali dan kondusif,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (20/9).

Aksi kekerasan ini telah dipicu oleh status FB yang telah memicu amarah dari para warga. Karena hal tersebut dinyatakan telah menistakan dan menantang agama lain. Dari para warga yang tersindir dengan adanya status tersebut langsung melakukan konvoi untuk mencari pemiliki akun FB.

Akun FB yang diketahui bernama TDS ini sedang dalam pencarian warga yang merasa geram melihat statusnya tersebut. Diduga dia adalah anak dari DPRD Tapsel, yang telah melakukan perbutan melecehkan agama lain di media sosial.

WAJIB BACA :  FB Luncurkan Fitur Baru Pesan Makanan Layaknya Go Food!
bentrok
Copyright ©merdeka

Ada postingan di Facebook, seseorang membuat status bernuansa provokasi pada kelompok tertentu, lalu awalnya kelompok ini mencari orang yang identitasnya di akun Facebook itu. Sebenarnya TDS sudah dimintai keterangan di Polres Tapsel. Namun, dia membantah memposting status itu. Alasannya, akunnya sudah di-hack. Polres Tapsel dan Cyber Crime Polda Sumut sudah melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku,” jelas Rina.

Pada Senin (19/9) sekitar pukul 21.00 Wib, kurang lebih 60 warga dari Sihepeng, Kecamatan Siabu, Madina, yang melakukan konvoi dengan cara menaiki sepeda motor, dan mereka juga melakukan penyerangan kepada Desa Huta Pardomuan.

Selang beberapa menit sekitar pukul 22.30 Wib, warga dari warga Desa Aek Badak Julu, Sayur Matinggi, Tapsel, juga ikut melakukan penyerangan terhadap warga Desa Huta Pardomuan. Mereka yang ikut terprovokasi dengan aksi warga dari Sihepeng.

WAJIB BACA :  FB Luncurkan Fitur Baru Pesan Makanan Layaknya Go Food!

Dan penyerangan yang dipicu dari status FB tersebut telah dihentikan oleh para personel Polres Tapanuli Selatan dan Kodim 0212/TS. Dan untuk berjaga-jaga akan adanya aksi kekerasan susulan yang akan terjadi, pihak dari polisi telah menerjunkan 630 personil untuk melakukan jaga-jaga.

baca juga : Berita Terkini: Akun Penghina Islam di FB Ternyata Anaknya Anggota DPRD !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here