Menanti Perubahan Harga BBM Jenis Premium dan Solar Per 1 Oktober Nanti, Naik Atau Turun ?

0
649
harga-bbm
Copyright ©sidonews

Menanti Perubahan Harga BBM Jenis Premium dan Solar Per 1 Oktober Nanti, Naik Atau Turun ?

Indowarta.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan siap untuk melakukan evaluasi tiga bulan untuk harga Bahan Bakar Minyak (BBM), evaluasi ini akan terjadi pada penetapan harga BBM per 1 Oktober 2016.

Harga BBM premium yang akan mengalami perubahan dan juga harga dari solar, dan ini akan dilakukan pada 1 oktober 2016 nanti, kan tetapi masih dalam bentuk proses penyesuaian.

Direktur Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM mengatakan, setelah melihat harga minyak dunia dan mempertimbangkan dari beberapa faktor untuk melakukan perubahan kepada harga BBM premium dan solar.

Rata-rata 3 bulan terakhir ada perubahan sedikit. Premium turun, solar naik,”ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Akan tetapi, Wirat menyebutka belum mengetahui berapa besaran harga dalam perubahan kali ini, dan hal ini karena harus melalui diskusi terlebih dahulu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Mentri ESDM Luhut Binsar Panjaitan.

“Harga nanti kita diskusikan dulu ke Pak Menteri nanti kebijakannya seperti apa. Kisarannya antara Rp300 sampai Rp500 per liter. Itulah fluktuasinya. Naik turunnya rata-rata segitu,” ujarnya.

BBM
Copyright ©Harga BBM

Dan diketahui perubahan harga BBM premiun dan solar ini merupakan langkah dari pemerintah untuk melakukan penyesuain dengan harga minyak dunia yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. Karena dipertengahan tahun kemarin terjadi hari raya Idul Fitri oleh karena itu pemerintah belum melakukan evaluasi terkait dengan harga BBM.

Dan masih dalam perencanaan, Menteri ESDM akan melakukan perhitungan terkait dengan harga BBM premium dan solar pada 25 September 2016. Dan yang akan menjadi dasar dari perhitungan tersebut adalah harga minyak mentah dunia.

“Kita lihat sampai 25 September. Baru kita tetapkan 1 Oktober,” ujarnya.

Wirat juga menambahkan, perhitungan yang masih dilakukan oleh Menteri ESDM untuk perubahan harga minyak denngan penyesuaian harga minyak dunia tersebut, dia tidak bisa memberikan keputusan bahwa harga BBM premium akan mengalami naik atau turun dalam 1 Oktober.

Dan sebelumnya diketahui, PT Pertamina yang telah mengalami kerugian sebesar Rp 12 triliun. Kerugian ini dirasakan pertahun dalam penjualan harga BBM premium. Hingga kini premium tidak lagi disubsidikan dan hal tersebut yang telah membuat pertamina harus menanggung kerugian.

baca juga : Berita Terkini : Pertamina Jamin Pasokan BBM Akan Aman Untuk Suplai Arus Balik !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here