Berita Terkini: 500 Juta Data Pribadi pengguna Yahoo Bocor !

0
700
yahoo
Copyright ©Yahoo

Berita Terkini: 500 Juta Data Pribadi pengguna Yahoo Bocor !

Indowarta.comYahoo yang telah mengungkapkan bahwa pihaknya kini telah diserang oelh para hacker, dan hal ini telah mengakibatkan bocornya data-data pribadi dari penggunanya.

Dan jumlah data yang telah bocoh dari kun Yahoo kali ini berjumlah sekitar 500 juta pengguna internet perusahaan tersebut. datang yang telah berhasil dicuri oleh hacker adalah nam pengguna, password, tanggal lahir, telefon yang telah diproteksi dengan bcrypt, dan pertanyan security question berikut jawabannya.

“Penyelidikan kami menyimpulkan bahwa informasi yang dicuri tidak termasuk password tanpa enkripsi, data kartu pembayaran atau informasi rekening bank,” kata Yahoo dalam sebuah pernyataan mengenai peretasan yang telah terjadi, Jumat (23/9/2016).

Disebutkan juga peretasan yang dilakukan kepada Yahoo ini telah terjadi sebelumnya, dan ini terjadi pada tahun 2004, akan tetapi baru diketahui sekarang ini. pada bulan Agustus lalu krtika kriminal siber yang bernama “peace” yang telah menjual data dari penggunanya sebanyak 200 data.

yahoo
Copyright ©Yahoo

Dan penjulan tersebut dilakukan dalam dark web atau desebut juga dengan pasar gelap dari internet. Ketika itu Yahoo sudah menyadari dari klim yang telah diberikan oleh Peace, hacker tersebut mengatakan bahwa telah memiliki data dari penggunanya.

Akan tetapi, pihaknya belum mengakui kalau perusahaannya telah menjadi korban peretasan. Dan Yahoo baru mengakui bahwa datanya telah diretas oleh pihak yang tak beratanggung jawab. Hal ini diketahui setelah pihaknya melakukan penyelidikan atas masalah yang dimaksud.

“Kami bisa mengonfirmasikan bahwa salinan sejumlah informasi pengguna telah dicuri dari jaringan perusahaan pada 2014 oleh aktor yang dibeking oleh negara,” lanjut Yahoo dalam pernyataannya yang telah disampaikan.

Penguman yang tidak baik ini muncul ketika ditengah-tengah proses penjualan bisnis internet Yahoo, dan bisnis ini memiliki nilai yang sangat besar yaitu mencapai 4,8 miliar dollar AS, dan hal tersebut ditujukan kepada calon peminangnya.

Dan peminang dari bisnis internet ini adalah operator seluler Verizon. Dan hal ini sangatlah berbahaya bagi pemiliki bari dari bisnis ini, karena dampak dan skala yang cukup besar dapat mempengaruhi pemilik baru.

baca juga : Berita Terkini : Melalui Menkeu, Pemerintah Tetap Akan Kejar Pajak Facebook Twiiter Yahoo Hingga Google !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here