Berita Terkini: Teroris Di Malang Diamankan, Barang Bukti Diduga Bom Ternyata Buku Biasa!!!

0
710

Indowarta.com– Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Anton Charliyan mengatakan bahwa ada terduga Teroris yang ditangkap di daerah malang pada tanggal 19 Februari kemarin. Terduga ini masih terkait dengan aksi teror di Kawasan Thamrin.

Dari terduga tersebut terdiri dari lima orang dan kelimanya diduga mengetahui rencana aksi teror yang terjadi pada 14 Januari lalu.

Anton mengatakan bahwa mereka mengetahui rencana aksi teror Bom di Thamrin jakarta beberapa waktu lalu. Hal yang lain adalah mereka pernah juga mengikuti latihan Militer di Aceh maupun Luar Negeri.

Anton juga melanjutkan bahwa Densus 88 menemukan satu buah buku kala menggerebek kelimanya di Malang. Awalnya tim Densus menduga bahwa buku tersebut merupakan panduan untuk membuat bahan dari peledak. Akan tetapi  setelah ditelaah hal tersebtu tidak terbukti.

Penggerebekan dilakukan di perumaha n Green Hills, dEsa Ngiyo Kecamatan Karangploso kabupaten malang jawa timur.

Diketahui bahwa kelimanya adalah bernama Badrodin alias Badri alias Nazarudin Muhtar, Ahmad Ridho Widjaya alias Toha, Rudi Hadianto alias Cimot, M Romli alias Romelan dan Handoko.

teroris

Sementara itu, Kapolroi Jenderal Badrodin Haiti mengungkap bahwa ada aliran dana sebesar 1,3 Miliar dari kawasan Timur tengah masuk ke indonesia. Hal ini disampaikan Kapolri dalam rapat gabungan dengan Komisi I dan III DPR RI pada hari senin kemarin. Dana tersebut diperuntukan untuk aksi Teroris di Indonesia.

Western Union sebelumnya tercatat sebagai perusahaan jasa pengiriman internasional yang seringkali digunakan pimpinan teroris di Timur Tengah untuk mengirimkan pembiayaan aksi teror ke Indonesia.

Pihak kepolisian baru mengetahui pengiriman uang semacam itu jika ada anggota jaringan yang tertangkap dan menyampaikan sebuah informasi tersebut.

Oleh sebab itu, yang dapat dilakukan pihak kepolisian saat ini adalah terus memperbarui pemetaan jaringan teroris di Indonesia sekaligus menekan hingga mereka binasah dari bumi Indonesia. Dengan begitu uang yang dikirim ke Indonesia sebanyak apapun tidak akan ada gunanya.

Aliran uang itu terungkap setelah Densus 88 Antiteror menangkap 33 terduga teroris pasca serangan di Thamrin, 14 Januari 2016 lalu.

baca juga : Berita Terkini: Teroris Ancam Polri Pakai Sianida Lantaran Polisi Kerap Bunuh (Terduga) Teroris !!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here