Berita Terkini : Terbukti Lakukan Korupsi, Sidang Hari Ini Damayanti Divonis 4,5 Tahun Penjara !

0
1454
Damayanti

Berita Terkini : Terbukti Lakukan Korupsi, Sidang Hari Ini Damayanti Divonis 4,5 Tahun Penjara !

Indowarta.comРDamayanti Wisnu Putranti yang merupakan mantan anggota komisi V DPR RI kini telah dijatuhi vonis hukuman penjara selama 4,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta pada hari Senin 26 September 2016. Tidak  hanya itu saja, politisi asal PDIP ini juga harus membawar denda sebesar Rp 500 juga subsider 3 bulan kurungan.

Ketua Majelis Hakim Sumpeno, di Pengadilan Tipikor Jakarta mengatakan bahwa terdakwa yakni Damayanti Wisnu Putranti memang terbukti sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama sesuai dakwaan alternatif pertama.

Damayanti telah dinyatakan melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Damayanti

Di dalam pertimbangannya, Majelis Hakim telah menilai bahwa perbuatan yang telah dilakukan oleh Damayanti ini tidak mendukung program pemerintah. Selain itu perilaku yang dilakukan oleh Damayanti ini juga dinilai merusak sistem demokrasi dan juga mekanisme check and ballances antara eksekutif dan juga legislatif menjadi tidak efektif.

Walaupun demikian, Damayanti telah bertindak kooperatif. Dirinya telah mengakui kesalahan yang telah dia perbuat, belum pernah dihukum dan berterus terang. Selain itu Damayanti juga dinilai telah berkerja keras  menjadi wakil rakyat karena telah memperjuangkan aspirasi di daerah pemilihnya.

Sependapat dengan Komisi Pemberantas Korupsi atau KPK, Majelis Hakim menyatakan bahwa Damayanti merupakan justice collabolator atau saksi pelaku yang berkeja sama dengan pihak penegak hukum.

Damayanti Wisnu Putranti telah didakwa menerima suap dari Direktur PT. Windhu Tunggal Utama yakni Abdul Khoir sebesar Rp 8,1 miliar. Damayanti telah didakwa bersama dengan angota komisi V lainnya diantaranya adalah Budi Supriyanto, dan dua orang stafnya, Dessy A Edwin dan Julia Prasetyarini.

Pemberian suap tersebut bertujuan agar Damayanti memberikan usul kegiatan pelebaran Jalan Tehoru Laimu dan juga untuk menggerakkan agar Budi Supriyanto mengusulakn untuk pekerjaan rekonstruksi jalan Werinama-Laimu di Maluku.

baca juga :

Berita Hari Ini : Gagal Maju Di Pilkada DKI, Berikut Peluang Ahmad Dhani Di Pilkada Bekasi 2017 Menurut Anang Hermansyah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here