Berita Terkini : Sidang Jessica Wongso Kembali Digelar Hari Ini, Hasil Autopsi Jenazah Mirna Shalihin Diragukan ?

0
6518
mirna-salihin
Copyright ©tribun

Berita Terkini : Sidang Jessica Wongso Kembali Digelar Hari Ini, Hasil Autopsi Jenazah Mirna Shalihin Diragukan ?

Indowarta.com – Sidang lanjutan dari kasus kematian Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso yang digelar pada hari ini, Senin (29/9/16). Persidangan yang telah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memunculkan spekulasi baru.

Pasalnya hasil outopsi dari jenasah Mirna Salihin yang diragukan. Keraguan ini timbul karena pihak dari kepolisian hanya mengambil empat sempel yang menjadi barang bukti dari tubuh korban.

Mudzakir, saksi ahli pidana yang telah dihadirkan oleh pihak dari Jessca Wongso mengungkapkan, penyidik yang telah melakukan outopsi, dan menyatakan kalau Mirna terkena racun tidak menyertakan tata cara penyelidikan.

Saksi ahli dari pihak Mirna Salihin ini mengungkapkan, sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2009, korban yang meninggal karena racun harus diambil sempel minimal enam dari bagian tubuh.

Bagian tersebut meliputi lambung, hati, ginjal, jantung, otak dan tissu adipose serta darah dan urine. Akan tetapi, penyelidik Mabes Polri hanya mengambil sempel dari empedu, hati, lambung dan urine, dan akhirnya ditemukan kadar siadina dalam lambung korban sebanyak 0,2 mg/l.

“Sesuai dengan perspektif hukumnya, aturan hukum itu wajib. Kalau cuma sebagian, maka tidak bisa dibuktikan bahwa meninggal karena racun. Kalau diperiksa hasilnya positif maka diragukan,” kata Mudzakir saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan Jessica Wongso, Senin (26/9/2016).

Sidang Jessica Wongso
Copyright ©bisnisjakarta

Mudzakir mengungkapkan, untuk mengetahui korban yang meninggal karena racun, penyelidik harusnya melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Karena peraturan Polri yang telah dibuat untuk membuktikan kausalitas (sebab-akibat) korban yang meninggal karena racun.

“Karena ini aturan, seluruh aparat penegak hukum harus tunduk. Karena aturan dibuat untuk semua orang,” saksi ahli dari Jessica Wongso ini.

Sebelumnya dari saksi yang telah didatangkan oleh pihak dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) , saksi ahli forensik RSCM Budi Sampurno yang dihadirkan dalam persidangan Jessica Wongso mengungkapkan, bahwa sempel yang telah diambil dari tubuh Mirna dirasa cukup untuk membuktikan bahwa dia meninggal karena racun dari sianida.

“Dalam kasus ini meski hanya mengambil sampel luar sudah diketemukan racunnya,” kata Budi

Budi juga menegaskan bahwa empat sempel yang diambil dari korban sudah mewakili semuanya, karena bukti kadar sianida yang ada di lambuk Mirna, ditambah dengan bukti-bukti dari gejala yang timbul dari korban sebelum meninggal di kafe Olivier bersama dengan Jessica Wongso dan satu temannya.

baca juga : Berita Terkini : Sidang Lanjutan Digelar Hari Ini, Kesempatan Terakhir Pengacara Jessica Wongso Hadirkan Ahli Meringankan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here